Pengacara: Suu Kyi Akan Jalani Persidangan Pekan Ini

Selasa, 16 Februari 2021 - 04:16 WIB
loading...
Pengacara: Suu Kyi Akan...
Khin Maung Zaw, pengacara dari Aung San Suu Kyi menuturkan bahwa kliennya akan menjalani persidangan pada pekan ini. Foto/REUTERS
A A A
YANGON - Khin Maung Zaw, pengacara dari Aung San Suu Kyi menuturkan bahwa kliennya akan menjalani persidangan pada pekan ini. Suu Kyi dan sejumlah pejabat Myanmar lainnya ditangkap saat kudeta pada awal bulan ini.

Dua hari setelah kudeta tersebut, Suu Kyi didakwa dengan tuduhan yang tidak biasa, yakni melanggar undang-undang impor dan ekspor Myanmar, setelah penggeledahan di rumahnya menemukan walkie-talkie.

Presiden Myanmar, Win Myint, yang juga ditangkap saat kudet, didakwa melanggar pembatasan virus Corona ketika dia ikut serta dalam acara kampanye September lalu yang dihadiri ratusan orang.

Khin, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (16/2/2021), menuturkan bahwa keduanya mungkin akan diperiksa dan menjalani persidangan hari ini dan besok. Baca juga: Menanti Langkah Nyata ASEAN di Myanmar

“Ketika mereka dibawa ke pengadilan pada 16 dan 17 Februari, mereka akan diperiksa melalui video-conference,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Dia sebelumnya mengatakan bahwa penahanan Suu Kyi juga akan berlangsung hingga tanggal 17 Februari mendatang. Baca juga: Para Diplomat Barat Peringatkan Militer Myanmar: Dunia Sedang Menonton!

“Kami datang ke sini untuk menyerahkan surat kuasa kami dan berdiskusi dengan hakim distrik. Menurut dia, penahanan itu sampai 17 (Februari)," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved