HRW: Pasukan Ethiopia Tembaki Warga Sipil Selama Perang Tigray
Jum'at, 12 Februari 2021 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Ketegangan antara pemerintah federal dan TPLF memburuk dalam beberapa bulan terakhir setelah keretakan besar yang muncul terkait keputusan Abiy menunda pemilihan nasional pada Maret 2020.
TPLF mengabaikan perintah tersebut dan mengadakan pemilu regional mereka sendiri pada bulan September.
Partai Tigray dimulai sebagai gerakan gerilya dan mengambil alih kekuasaan dalam revolusi pada tahun 1991. Partai ini membentuk koalisi multi-etnis yang memainkan peran penting dalam pemerintahan nasional selama bertahun-tahun.
Mereka mengeluhkan penganiayaan di bawah Abiy, seorang etnis Oromo, yang memerintahkan penangkapan lusinan mantan pejabat militer dan politik senior dalam tindakan kerasnya terhadap korupsi.
Pada 2019, Abiy menata kembali koalisi yang berkuasa menjadi satu partai yang ditolak TPLF untuk bergabung.
Baca juga: Horor, 222 Tewas dalam Pembantaian di Sebuah Desa Ethiopia
TPLF mengabaikan perintah tersebut dan mengadakan pemilu regional mereka sendiri pada bulan September.
Partai Tigray dimulai sebagai gerakan gerilya dan mengambil alih kekuasaan dalam revolusi pada tahun 1991. Partai ini membentuk koalisi multi-etnis yang memainkan peran penting dalam pemerintahan nasional selama bertahun-tahun.
Mereka mengeluhkan penganiayaan di bawah Abiy, seorang etnis Oromo, yang memerintahkan penangkapan lusinan mantan pejabat militer dan politik senior dalam tindakan kerasnya terhadap korupsi.
Pada 2019, Abiy menata kembali koalisi yang berkuasa menjadi satu partai yang ditolak TPLF untuk bergabung.
Baca juga: Horor, 222 Tewas dalam Pembantaian di Sebuah Desa Ethiopia
(ian)
Lihat Juga :