Konstitusional, Senat AS Lanjutkan Sidang Pemakzulan Trump Jilid II

Rabu, 10 Februari 2021 - 07:51 WIB
loading...
A A A
Cassidy telah memilih untuk memblokir persidangan dengan alasan inkonstitusional bulan lalu, namun upaya Republik itu berujung kegagalan setelah hasil voting menunjukkan 55-45. Namun dia adalah salah satu Republikan yang beralih pihak pada sidang hari Selasa.

Baca juga: Momen Terakhir Donald Trump di Gedung Putih: Sedih dan Pedih....

Menonton persidangan melalui TV di resornya di Florida, Trump tidak senang dengan kinerja Castor, kata seseorang yang mengetahui situasinya.

Partai Demokrat berharap dapat mendiskualifikasi Trump dari jabatan publik, tetapi hasil voting menunjukkan bahwa mereka menghadapi rintangan yang panjang. Hanya enam senator Republik yang bergabung dengan Partai Demokrat untuk memberikan suara mendukung memungkinkan persidangan berlangsung, jauh dari 17 yang dibutuhkan untuk mengamankan hukuman.

Menghukum Trump akan membutuhkan mayoritas dua pertiga di Senat 50-50. Meski begitu beberapa senator Republik tampaknya bersedia memutuskan hubungan dengan Trump.

Sidang pemakzulan Trump dapat memberikan petunjuk tentang arah Partai Republik setelah masa kepresidenan empat tahun Trump yang penuh gejolak. Perpecahan tajam telah muncul antara loyalis Trump dan mereka yang berharap untuk menggerakkan partai ke arah yang baru.

Setahun yang lalu, Senat yang saat itu dikendalikan oleh Partai Republik membebaskan Trump atas tuduhan menghalangi Kongres dan penyalahgunaan kekuasaan karena menekan Ukraina untuk meluncurkan penyelidikan terhadap Biden dan putranya Hunter pada tahun 2019.

Baca juga: Pakar Nilai Keputusan Trump Tidak Beri Pengampunan Kepada Dirinya sebagai Langkah Tepat
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved