Ada Bukti 'Kredibel' China Lakukan Genosida Terhadap Muslim Uighur
Selasa, 09 Februari 2021 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
"Bukti untuk sterilisasi paksa massal sebagai bagian dari rencana pengendalian populasi jelas merupakan bentuk perilaku genosida," kata pendapat itu.
"Hal yang sama berlaku untuk pemindahan paksa anak-anak dari satu kelompok ke kelompok lain, termasuk menjadikan mereka diadopsi oleh keluarga etnis Han," sambungnya.
Penilaian tersebut juga menganggap Presiden China Xi Jingping dan dua pejabat bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan, menunjuk pada keseluruhan arah kebijakan negara pemimpin China itu dan peran pejabat tersebut dalam merancang dan melaksanakan kebijakan itu.
Baca juga: Korban Kamp Uighur Ungkap Penyiksaan Mengerikan China, Termasuk Diperkosa
Menurut pendapatnya, dokumen tersebut tidak memiliki legal standing tetapi dapat digunakan sebagai dasar tindakan hukum.
Menurut BBC, dokumen ini mungkin menawarkan road map bagi hakim Inggris untuk diikuti jika parlemen London setuju untuk mengizinkan Pengadilan Tinggi memutuskan masalah genosida.
Anggota parlemen akan memberikan suara pada undang-undang baru pada hari Selasa.
Baca juga: Rezim Erdogan Dituding 'Jual' Uighur dengan Imbalan Vaksin China
"Hal yang sama berlaku untuk pemindahan paksa anak-anak dari satu kelompok ke kelompok lain, termasuk menjadikan mereka diadopsi oleh keluarga etnis Han," sambungnya.
Penilaian tersebut juga menganggap Presiden China Xi Jingping dan dua pejabat bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan, menunjuk pada keseluruhan arah kebijakan negara pemimpin China itu dan peran pejabat tersebut dalam merancang dan melaksanakan kebijakan itu.
Baca juga: Korban Kamp Uighur Ungkap Penyiksaan Mengerikan China, Termasuk Diperkosa
Menurut pendapatnya, dokumen tersebut tidak memiliki legal standing tetapi dapat digunakan sebagai dasar tindakan hukum.
Menurut BBC, dokumen ini mungkin menawarkan road map bagi hakim Inggris untuk diikuti jika parlemen London setuju untuk mengizinkan Pengadilan Tinggi memutuskan masalah genosida.
Anggota parlemen akan memberikan suara pada undang-undang baru pada hari Selasa.
Baca juga: Rezim Erdogan Dituding 'Jual' Uighur dengan Imbalan Vaksin China
Lihat Juga :