Ada Bukti 'Kredibel' China Lakukan Genosida Terhadap Muslim Uighur

Selasa, 09 Februari 2021 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Inggris sejauh ini telah berhenti menggunakan istilah "genosida", dengan alasan hanya pengadilan yang dapat membuat definisi hukum tersebut.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) di bawah mantan Presiden Donald Trump memutuskan bahwa Beijing sedang melakukan genosida di Xinjiang, di mana kelompok-kelompok hak asasi mengatakan lebih dari satu juta orang Uighur dan sebagian besar kelompok Muslim berbahasa Turki lainnya telah ditangkap di kamp-kamp internir.

Menteri Luar Negeri AS yang baru Anthony Blinken dilaporkan mengungkapkan pandangan yang sama dalam percakapan pertama antara para pejabat tinggi AS dan China sejak Presiden Joe Biden menjabat.

Baca juga: Menlu AS Blinken Tekan China Soal Xinjiang dan Hong Kong

Sehari sebelumnya, AS dan Inggris bersumpah untuk bertindak setelah penyelidikan BBC merinci laporan mengerikan tentang penyiksaan dan kekerasan terhadap wanita Uighur di kamp-kamp China.

Kementerian Luar Negeri China mengecam laporan BBC itu, menyebutnya sebagai laporan yang "salah".

Pemerintah China telah mengakui keberadaan kamp-kamp tersebut tetapi mengatakan itu adalah pusat pelatihan kejuruan yang bertujuan untuk mengurangi daya tarik ekstremisme dan separatisme. China dengan tegas membantah tuduhan pelecehan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
Cara Houthi Lakukan...
Cara Houthi Lakukan Penyerangan Terhadap Kapal Induk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved