Berusia 100 Tahun, Eks Penjaga Kamp Konsetrasi Nazi Dimejahijaukan

Selasa, 09 Februari 2021 - 16:47 WIB
loading...
A A A
Nazi diyakini telah membunuh antara 60.000 dan 65.000 orang yang ditawan di Stutthof, yang terletak di Polandia. Meskipun usia wanita yang sudah lanjut, yang diidentifikasi hanya sebagai "Irmgard F.", kasus tersebut diharapkan akan disidangkan oleh pengadilan anak karena dia berusia di bawah 21 tahun pada saat kejahatannya dituduhkan.

Baca juga: Nenek 95 Tahun Didakwa Atas Pembunuhan 10.000 Orang

Sementara sebagian besar anggota Nazi yang terlibat dalam kamp konsentrasi tidak lagi hidup lebih dari 75 tahun setelah perang berakhir, jaksa penuntut Jerman terus menuntut mereka yang masih hidup dan mereka yakin bertanggung jawab atau terlibat dalam kejahatan perang.

Tahun lalu, mantan penjaga Stutthof berusia 93 tahun diidentifikasi sebagai "Bruno D." dihukum karena 5.232 dakwaan tambahan untuk pembunuhan dan diberi hukuman percobaan dua tahun setelah persidangan 44 hari. Sidang diadakan di pengadilan anak-anak karena Bruno D. berusia 17 tahun ketika ia mulai bertugas sebagai penjaga pada Agustus 1944.

Baca juga: Pengadilan Nazi Terakhir, Penjaga Kamp Konsentrasi Dibui 2 Tahun
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved