Pengadilan Nazi Terakhir, Penjaga Kamp Konsentrasi Dibui 2 Tahun

Kamis, 23 Juli 2020 - 23:39 WIB
loading...
Pengadilan Nazi Terakhir,...
Bruno Dey menutupi wajahnya selama pengadilan Nazi terakhir dalam sejarah. Foto/Rutland Herald
A A A
BERLIN - Pengadilan Jerman pada Kamis (23/7/2020) memvonis seorang mantan penjaga kamp konsentrasi Nazi yang berusia 93 tahun dengan ribuan dakwaan tambahan untuk kasus pembunuhan.

Bruno Dey dijatuhi hukuman penjara dua tahun untuk 5.232 tuduhan tambahan untuk pembunuhan dan satu tuduhan tambahan untuk percobaan pembunuhan sejak zamannya di kamp konsentrasi Stutthof dari tahun 1944 hingga 1945, menurut pengadilan negara bagian Hamburg.

Persidangan yang dimulai Oktober lalu itu diadakan di pengadilan anak-anak karena Dey berusia 17 dan 18 tahun ketika ia ditugaskan untuk memastikan para tahanan di Stutthof tidak melarikan diri atau memberontak. Jaksa berargumen bahwa Dey secara sadar mendukung pembunuhan narapidana dan kejam melalui jam tangan dan merupakan roda kecil dalam mesin pembunuhan.(Baca: Jadi Sarang Ekstrimis Kanan, Pasukan Elite Jerman Dibubarkan )

"Bagaimana kamu bisa terbiasa dengan kengerian itu?" tanya hakim Anne Meier-Goering saat mengumumkan vonis seperti dikutip dari USA Today.

Dey meminta maaf atas perannya dalam kejahatan, dengan mengatakan "itu tidak boleh diulang," dalam pernyataan penutup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved