Sebut Sebagai Pemuja Trump, Lusinan Mantan Pejabat Tinggalkan Partai Republik

Selasa, 02 Februari 2021 - 10:30 WIB
loading...
A A A
“Saya sangat mengerti mengapa orang-orang frustrasi dan ingin meninggalkan partai. Saya sudah merasakan itu selama 4 tahun," kata DeFrancis.

Baca juga: Merasa Ditipu, Penyerbu Capitol Siap Bersaksi Melawan Trump

Namun dia mengatakan sangat penting bagi partai untuk bersatu di sekitar prinsip-prinsip Republik seperti pemerintahan terbatas, tanggung jawab pribadi, usaha bebas, dan pertahanan nasional yang kuat.

Perwakilan Trump tidak menanggapi permintaan komentar terkait hal ini.

Seorang perwakilan mantan Presiden Bush tidak merespons permintaan komentar. Selama kepresidenan Trump, Bush menjelaskan bahwa dia telah "pensiun dari politik."

Lebih dari setengah dari politisi Partai Republik di Kongres - delapan senator dan 139 perwakilan DPR - memilih untuk memblokir sertifikasi pemilihan hanya beberapa jam setelah pengepungan Gedung Capitol.

Sebagian besar Senator Republik juga mengindikasikan bahwa mereka tidak akan mendukung pemakzulan Trump, sehingga hampir pasti bahwa mantan presiden tersebut tidak akan dihukum dalam persidangan pemakzulan di Senat. Trump dimakzulkan pada 13 Januari lalu oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yang dipimpin Demokrat dengan tuduhan menghasut pemberontakan, menjadikan Trump satu-satunya presiden yang akan dimakzulkan dua kali.

Baca juga: Meski Bersatu, Republik Gagal Hadang Sidang Pemakzulan Trump
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved