Trump dan Zelensky Bertemu selama 15 Menit di Sela-sela Pemakaman Paus Fransikus

Sabtu, 26 April 2025 - 19:20 WIB
loading...
Trump dan Zelensky Bertemu...
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu di sela-sela pemakaman Paus Fransikus. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
VATICAN CITY - Donald Trump dan Volodymyr Zelensky bertemu selama 15 menit di pemakaman Paus Fransiskus pada hari Sabtu.

Itu menandai pertemuan pertama mereka sejak bentrokan Gedung Putih yang membawa bencana saat presiden AS mendesak Ukraina untuk membuat kesepakatan damai dengan Rusia. Mereka sepakat untuk mengadakan pertemuan kedua pada hari Sabtu nanti.

"Para pemimpin sepakat untuk melanjutkan diskusi mereka hari ini. Tim sedang bekerja untuk mengatur kelanjutan pertemuan tersebut," kata juru bicara kepresidenan Ukraina Serhiy Nykyforov kepada wartawan, dilansir France 24.

Presiden Ukraina merilis foto kedua pria yang duduk berhadap-hadapan, dan juga dalam percakapan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Kedua pemimpin bertemu sebentar di sela-sela pemakaman sebelum dimulai, kata juru bicara presiden Ukraina.

"Pertemuan telah berlangsung dan sudah berakhir," kata juru bicara Zelensky, Sergiy Nykyforov, kepada wartawan tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

Direktur komunikasi Gedung Putih Steven Cheung juga mengonfirmasi pertemuan tersebut, menyebutnya sebagai "diskusi yang sangat produktif" dan mengatakan perincian lebih lanjut akan menyusul.

Trump dan Zelensky, keduanya ditemani oleh istri mereka, duduk di barisan depan pemakaman di Lapangan Santo Petrus tetapi dipisahkan oleh hampir selusin pemimpin. Zelensky melirik ke arah Trump tetapi mereka tidak terlihat bertemu di depan umum.

Kedua belah pihak merahasiakan prospek pertemuan menjelang pemakaman, sementara Trump hanya mengatakan bahwa itu "mungkin".

Baca Juga: Dunia Tak Baik-baik Saja, Diplomasi Spontan Menggema pada Pemakaman Paus Fransiskus

Ketegangan meningkat sejak Trump dan Wakil Presiden JD Vance mencaci-maki Zelensky di Ruang Oval pada 28 Februari, menyebutnya tidak berterima kasih atas miliaran dolar bantuan militer AS yang diberikan sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Chef Mandif Warokka...
Chef Mandif Warokka Siapkan Jamuan Kuliner Nusantara di Bintan, Modern dan Eksklusif
Yamaha Kenalkan Motor...
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Penantang Honda e-CUV
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved