AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Sabtu, 26 April 2025 - 20:39 WIB
loading...
AS membutuhkan ribuan triliun untuk memodernisasi senjata nuklirnya. Foto/X/@YinZP365
A
A
A
WASHINGTON - Kantor Anggaran Kongres AS (CBO) memperkirakan bahwa USD946 miliar atau sekitar RpRp15.919 Triliun akan dihabiskan hingga tahun 2034 untuk mempertahankan dan memodernisasi kekuatan militer nuklir negara saat ini.
CBO merilis laporan dua tahunannya yang berjudul "Proyeksi Biaya Kekuatan Nuklir AS," yang didasarkan pada rencana anggaran Kementerian Pertahanan dan Energi AS.
Laporan tersebut menyatakan bahwa pengeluaran nuklir akan menghabiskan biaya sekitar $95 miliar per tahun antara tahun 2025 dan 2034, dengan $357 miliar disisihkan hingga tahun 2034 untuk mempertahankan senjata nuklir yang ada.
Estimasi menunjukkan bahwa USD309 miliar akan dihabiskan untuk sistem persenjataan, USD79 miliar untuk sistem komando, kontrol, komunikasi, dan peringatan dini, dan USD72 miliar untuk peralatan laboratorium, dengan USD129 miliar disisihkan untuk biaya tambahan potensial.
Baca Juga: Dunia Tak Baik-baik Saja, Diplomasi Spontan Menggema pada Pemakaman Paus Fransiskus
Kekuatan nuklir AS meliputi kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, rudal balistik antarbenua berbasis darat, pembom jarak jauh dan pendek, dan hulu ledak nuklir.
CBO merilis laporan dua tahunannya yang berjudul "Proyeksi Biaya Kekuatan Nuklir AS," yang didasarkan pada rencana anggaran Kementerian Pertahanan dan Energi AS.
Laporan tersebut menyatakan bahwa pengeluaran nuklir akan menghabiskan biaya sekitar $95 miliar per tahun antara tahun 2025 dan 2034, dengan $357 miliar disisihkan hingga tahun 2034 untuk mempertahankan senjata nuklir yang ada.
Estimasi menunjukkan bahwa USD309 miliar akan dihabiskan untuk sistem persenjataan, USD79 miliar untuk sistem komando, kontrol, komunikasi, dan peringatan dini, dan USD72 miliar untuk peralatan laboratorium, dengan USD129 miliar disisihkan untuk biaya tambahan potensial.
Baca Juga: Dunia Tak Baik-baik Saja, Diplomasi Spontan Menggema pada Pemakaman Paus Fransiskus
Kekuatan nuklir AS meliputi kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, rudal balistik antarbenua berbasis darat, pembom jarak jauh dan pendek, dan hulu ledak nuklir.
Lihat Juga :