Meski Bersatu, Republik Gagal Hadang Sidang Pemakzulan Trump

Rabu, 27 Januari 2021 - 06:51 WIB
loading...
Meski Bersatu, Republik...
Meski bersatu, Partai Republik gagal hadang sidang pemakzulan Trump. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Senat Partai Republik bersatu untuk memberikan suara untuk menolak melanjutkan persidangan pemakzulan kedua terhadap Donald Trump . Namun itu belum cukup untuk menggagalkan rencana persidangan yang bersejarah tersebut.

Pemungutan suara prosedural menunjukkan hasil 55-45 dengan lima anggota Partai Republik "membelot" bergabung dengan Partai Demokrat yang mendukung sidang pemakzulan.

Baca juga : 153 WN China Masuk Indonesia, PDIP Minta Pemerintah Tegas Soal Pembatasan WNA

Dukungan besar yang ditunjukkan Partai Republik ini memberi sinyal bahwa Trump tidak akan dihukum karena menghasut pemberontakan karena pendukungnya menyerbu Gedung Capitol awal Januari lalu. Pasalnya, Partai Demokrat setidaknya membutuhkan 17 suara dukungan dari Partai Republik untuk menghukum Trump atas tuduhan pemakzulan itu.



“Ini adalah salah satu dari beberapa kali di Washington di mana kekalahan sebenarnya adalah kemenangan,” kata Senator Republik Rand Paul.

"Empat puluh lima suara berarti sidang pemakzulan sudah mati pada saat kedatangan," imbuh Paul seperti dikutip dari Reuters, Rabu (27/1/2021).

Baca juga : Ekspor Mobil 'Dijahili' Filipina, Mendag Lutfi Kesal

Paul sendiri sempat mengajukan mosi di sidang Senat yang akan meminta majelis untuk memberikan suara apakah persidangan Trump yang akan datang melanggar Konstitusi AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved