Suu Kyi Diduga Dikudeta Militer, Begini Peta Politik Myanmar

Senin, 01 Februari 2021 - 08:37 WIB
loading...
A A A
Sekadar diketahui, peta kekuasaan politik Myanmar saat ini adalah NLD berkuasa di badan legislatif dengan meraih 396 kursi dari total 476 kursi. Sedianya, parlemen akan bersidang untuk pertama kalinya pada hari Senin (1/2/2021).

Baca juga: Diduga Dikudeta Militer, Inilah Sosok Aung San Suu Kyi

Selama sesi pengukuhannya, para anggota parlemen ditetapkan untuk memilih presiden dan wakil presiden baru untuk periode lima tahun ke depan. Hasil pemungutan suara pemilu November lalu memberikan pukulan bagi Partai Solidaritas dan Pembangunan yang didukung militer, yang harus bersaing dengan 33 kursi.

Militer sejak itu berulang kali menangisi hasil pemilu, mendesak pejabat pemilu untuk meninjau penghitungan akhir. Militer bersikeras bahwa pemungutan suara itu penuh dengan penipuan, mengklaim mereka telah menemukan bukti sebanyak 8,6 juta penyimpangan dalam daftar pemilih.

Ada kekhawatiran yang meningkat bahwa tentara dapat bergerak untuk menggulingkan Suu Kyi dari kekuasaan. Ketakutan telah dipicu oleh pernyataan baru-baru ini dari militer, yang dikenal sebagai Tatmadaw, yang menunjukkan bahwa mereka tidak berencana untuk menyerah pada klaim pemilu mereka.

Pada hari Selasa pekan lalu, juru bicara militer Brigadir Jenderal Zaw Min Tun mengatakan bahwa tentara akan "mengambil tindakan" jika perselisihan pemilu tidak diselesaikan. Ditanya apakah perselisihan itu berpotensi mengarah pada pengambilalihan militer, Tun tampaknya tidak mengesampingkan kemungkinan kudeta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved