Diduga Dikudeta Militer Myanmar, Inilah Sosok Aung San Suu Kyi

Senin, 01 Februari 2021 - 07:56 WIB
loading...
A A A
9. Suu Kyi menyalahkan "teroris" atas "gunung es informasi yang salah" tentang krisis Rohingya dan mengatakan militer sedang menjalankan "aturan hukum". Dalam pidatonya di bulan September, dia tampak bingung tentang eksodus etnis Rohingya. "Kami ingin tahu mengapa mereka pergi," katanya kala itu.

10. Dia pergi ke Den Haag tahun lalu untuk menghadapi tuduhan genosida yang diajukan terhadap Myanmar di Pengadilan Internasional di Den Haag. Dia mengakui kemungkinan kejahatan perang telah dilakukan tetapi membingkai tindakan keras itu sebagai operasi militer yang sah terhadap teroris.

11. Pada tahun 2020, survei oleh pengawas pemilu Aliansi Rakyat untuk Pemilu yang Kredibel, menemukan bahwa 79% orang percaya pada Suu Kyi. Survei menyatakan Suu Kyi masih dicintai sebagai "the Lady" oleh mayoritas rakyat Myanmar.

12. Pada 8 November 2020, ada pemilu di Myanmar yang menandai sebagai pemilu kedua di negara itu sejak berakhirnya kekuasaan militer pada tahun 2011. Partai yang berkuasa di negara itu, NLD, yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi, menang telak. Namun, militer Myanmar, yang dikenal sebagai Tatmadaw, mengklaim telah terjadi kecurangan pemilih yang meluas, mendesak pemerintah untuk menunda sidang parlemen.

Di tengah kekhawatiran kemungkinan kudeta yang bisa menyusul, tentara negara itu, menurut The Associated Press, membantah bahwa ketuanya mengancam akan melakukan kudeta, dengan menyatakan bahwa "beberapa organisasi dan media" mengangkat spekulasi tentang kudeta tanpa dasar. Pernyataan itu mengatakan bahwa kata-kata Panglima Militer Jenderal Min Aung Hlaing diambil di luar konteks, setelah dia pada hari Rabu mengatakan bahwa konstitusi dapat dicabut jika undang-undang tidak ditegakkan dengan benar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved