Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal

Senin, 13 Juli 2026 - 08:36 WIB
loading...
Persaingan Memanas,...
China membangun replika skala penuh kapal perusak kelas Arleigh Burke Amerika Serikat di Ruoqiang Test Range di gurun terpencil Xinjiang untuk latihan tembak rudal. Foto/X @DWalpiri
A A A
BEIJING - Persaingan militer yang memanas antara China dan Amerika Serikat (AS) tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Citra satelit terbaru mengungkapkan bahwa China telah membangun replika skala penuh kapal perusak kelas Arleigh Burke Amerika di Ruoqiang Test Range di gurun terpencil Xinjiang.

Citra tersebut juga menunjukkan sistem rel selebar 6 meter dengan target seukuran kapal terpasang. Para spesialis menilai bahwa itu dapat berfungsi sebagai kapal maritim bergerak, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters, Senin (13/7/2026).

Baca Juga: Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah

Menurut US Naval Institute, fasilitas uji coba militer rahasia China tersebut telah digunakan untuk tes rudal balistik.

"Maket beberapa kapal perang AS yang mungkin, bersama dengan kapal perang lainnya (dipasang di rel dan bergerak), dapat mensimulasikan target yang terkait dengan pengujian pencarian/akuisisi target," kata Analisis AllSource, perusahaan intelijen komersial yang mengolah data dan citra satelit.

"Hal ini, dan detail yang luas dari maket tersebut, termasuk penempatan beberapa sensor di dan sekitar target kapal, menunjukkan bahwa area ini dimaksudkan untuk berbagai penggunaan dari waktu ke waktu," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Media Norwegia Pertanyakan...
Media Norwegia Pertanyakan Gol Inggris, Sebut Berpotensi Jadi Skandal Wasit Terbesar
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved