Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS

Senin, 13 Juli 2026 - 07:36 WIB
loading...
Serangan Balasan Iran...
Serangan balasan Iran diklaim tewaskan 3 tentara AS di Kuwait dan hancurkan beberapa sistem rudal HIMARS. Namun militer AS membantah klaim tersebut. Foto/Anadolu
A A A
TEHERAN - Sebuah laporan yang diterbitkan kantor berita Iran, Fars, menyatakan serangan drone balasan Teheran pada hari Minggu telah menghancurkan sejumlah sistem peluncur rudal HIMARS Amerika Serikat (AS) di Kuwait. Laporan itu juga mengeklaim bahwa tiga perwira Amerika tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Klaim itu langsung dibantah Komando Pusat AS (CENTCOM). Sementara itu, CENTCOM kembali menyerang wilayah Iran pada Senin (13/7/2026) dini hari WIB, yang menjadi serangan putaran keempat sejak kedua negara menyepakati gencatan senjata.

Baca Juga: AS Bombardir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang

Pada hari Minggu, jurnalis Axios, Barak Ravid, yang mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa Washington telah melakukan beberapa serangan terhadap sistem rudal dan pertahanan udara, serta terhadap kapal-kapal kecil Angkatan Laut Iran, di beberapa lokasi di sekitar Selat Hormuz.

Press TV Iran melaporkan beberapa ledakan di dekat Pulau Qeshm, dan membagikan rekaman yang tampaknya menunjukkan asap mengepul di atas area tersebut. Qeshm adalah pulau terbesar Iran di Teluk Persia dan dilaporkan sebagai lokasi kunci untuk pertahanan pantai, sistem radar, dan aset Angkatan Laut negara itu.

Kemudian pada hari itu, Fars melaporkan bahwa pasukan Iran telah menggunakan drone untuk menghancurkan beberapa peluncur HIMARS di Kuwait, yang menurut mereka telah disiapkan untuk menembak ke wilayah Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Jelang Sidang Hak Asuh...
Jelang Sidang Hak Asuh Anak, Pihak Ruben Onsu Sebut Peluang Damai dengan Sarwendah Makin Menipis
Media Norwegia Pertanyakan...
Media Norwegia Pertanyakan Gol Inggris, Sebut Berpotensi Jadi Skandal Wasit Terbesar
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Berita Terkini
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved