Drone Houthi Yaman Dicurigai Penyebab Ledakan di Riyadh

Selasa, 26 Januari 2021 - 21:13 WIB
loading...
Drone Houthi Yaman Dicurigai...
Serpihan drone Houthi yang ditemukan Arab Saudi beberapa waktu lalu. Foto/the national
A A A
RIYADH - Ledakan keras yang mengguncang Riyadh, Arab Saudi , pada siang hari Selasa (26/1) membuat Houthi Yaman kembali dicurigai sebagai pelaku serangan itu.

Kecurigaan itu muncul karena Houthi seringkali melancarkan serangan ke wilayah Arab Saudi.

“Video amatir menunjukkan pertahanan udara #ArabSaudi menargetkan pesawat tak teridentifikasi, diduga keras drone #Yaman, di atas #Riyadh. Mengingatkan lagi pada 2019 saat drone Houthi Yaman menyerang fasilitas minyak Aramco untuk membalas serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Saudi,” ungkap tweet Habib Abdolhossein, dilansir Al Arabiya.

Baca juga: Ledakan Keras Terjadi di Riyadh, Penyebab Belum Diketahui

Ledakan di Riyadh itu sangat mengejutkan karena terjadi pada siang hari saat warga beraktivitas.

Baca juga: AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar

Beberapa saksi juga melaporkan mendengar dua suara keras dan melihat kepulan kecil asap di atas ibu kota sebelum pukul 1 siang waktu setempat.

Baca juga: AS Setujui Semua Transaksi Terkait Houthi Yaman selama Sebulan

TV Al Arabiya milik Saudi mengutip laporan lokal tentang ledakan dan video yang beredar di media sosial yang menunjukkan satu rudal dicegat di Riyadh.

Baca juga: Turki Kecam Serangan Rudal di Riyadh, Houthi Masih Bungkam

Belum ada komentar resmi dari otoritas Saudi, atau klaim tanggung jawab apa pun atas ledakan itu.

Pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman telah melakukan banyak serangan lintas batas ke Saudi menggunakan drone dan rudal.

Berbagai serangan Houthi itu dilancarkan sejak koalisi pimpinan Saudi berperang di Yaman awal 2015 untuk memulihkan pemerintahan yang digulingkan Houthi.

Serangan rudal dan serangan pesawat tak berawak yang diklaim pasukan Houthi telah menargetkan bandara sipil dan infrastruktur minyak di Arab Saudi. Serangan itu kadang mencapai Riyadh.

Pada Sabtu, koalisi militer pimpinan Saudi yang beroperasi di Yaman mengatakan telah mencegat dan menghancurkan "target udara musuh" yang diluncurkan menuju Riyadh.

Houthi membantah bertanggung jawab atas serangan itu, sementara kelompok yang sampai sekarang tidak dikenal dan menyebut dirinya Alwiya Alwaad Alhaq mengklaim serangan itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved