Perlombaan Vaksin Corona Global Memanas dan Sarat Kontroversi

Jum'at, 15 Mei 2020 - 11:16 WIB
loading...
A A A
"Virus ini mungkin hanya menjadi virus endemik di komunitas kami dan virus ini mungkin tidak akan pernah hilang," kata Michael Ryan, direktur kedaruratan WHO.

Prospek penyakit yang tersisa membuat pemerintah menghadapi tindakan penyeimbangan yang rumit antara menekan patogen dan meningkatkan ekonomi mereka.

Di AS, lebih banyak data ekonomi yang suram muncul Kamis, dengan hampir 3 juta orang Amerika mengajukan tunjangan pengangguran. Total keseluruhan menjadi 36,5 juta, lebih dari 10 persen populasi AS.

Tanda-tanda lebih lanjut dari kerusakan bisnis muncul ketika Lloyd's of London memperkirakan pandemi akan menelan biaya industri asuransi global sekitar USD203 miliar.

Pasar Eropa ditutup, tetapi Wall Street menguat meskipun ada klaim pengangguran baru. Sebagai tanda kemajuan, lantai perdagangan Bursa Efek New York akan dibuka kembali pada 26 Mei. (Baca juga: AS Gila-gilaan Bikin Senjata Nuklir, tapi Tak Berdaya Lawan Covid-19 )

Pembukaan kembali ekonomi berlanjut dengan sungguh-sungguh di seluruh Eropa, di mana Uni Eropa telah menetapkan proposal untuk memulai kembali perjalanan secara bertahap dan akhirnya mencabut kontrol perbatasan.

"Mungkin itu sebuah kesalahan, tapi kita tidak punya pilihan. Tanpa turis, kita tidak akan berhasil!" kata Enrico Facchetti, seorang mantan tukang emas berusia 61 tahun saat mengomentari pembukaan kembali Venesia.

Jepang, ekonomi terbesar ketiga di dunia, mencabut status keadaan darurat di sebagian besar wilayah kecuali Tokyo dan Osaka.

Sedangkan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan taman nasional akan dibuka kembali sebagian pada 1 Juni.

Tetapi di Amerika Latin virus itu terus mengamuk, di mana ada lonjakan kasus infeksi 60 persen di Ibu Kota Chile, Santiago. Pihak berwenang mengatakan 2.000 kuburan baru digali di pemakaman utama.

Selanjutnya, Sudan Selatan melaporkan kematian pertama terkait Covid-19 pada hari Kamis. Di Bangladesh, kasus pertama dikonfirmasi di kamp-kamp pengungsi Rohingya, yang menampung hampir 1 juta orang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved