AS Gila-gilaan Bikin Senjata Nuklir, tapi Tak Berdaya Lawan Covid-19

Kamis, 14 Mei 2020 - 08:14 WIB
loading...
AS Gila-gilaan Bikin...
Awan jamur dari tes pertama bom hidrogen Ivy Mike Amerika Serikat (AS) di Enewetak, sebuah atol di Samudra Pasifik, pada tahun 1952. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan baru menunjukkan Amerika Serikat (AS) menjadi pemimpin dunia yang gila-gilaan mengamburkan uangnya untuk membuat senjata nuklir. Ironisnya, Amerika jadi negara terparah di dunia yang dilanda pandemi Covid-19 dengan jumlah kasus infeksi dan kematian tertinggi.

Data yang dikutip dari worldometers, Kamis (14/5/2020), menunjukkan Amerika memiliki 1.430.190 kasus infeksi Covid-19 dengan 85.192 kematian dan sebanyak 308.933 pasien berhasil disembuhkan.

Laporan terbaru itu diterbitkan International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN). Dalam laporan itu disebutkan sembilan negara dengan belanja terbesar untuk persenjataan nuklir. Sembilan negara tersebut adalah AS, Inggris, Rusia, Pakistan, Korea Utara, Israel, India, Prancis dan China.

ICAN mencatat sembilan negara bersenjata nuklir tersebut menghabiskan sekitar USD72,9 miliar untuk 13.000 lebih senjata atom pada 2019. Dari total itu, pengeluaran AS yang paling gila-gilaan yakni USD35,4 miliar atau hampir setengah dari total global.

Namun laporan ICAN mengkritisi negara-negara itu, khususnya, yang tak berdaya melindungi diri dari Covid-19. (Baca:
Tak Peduli COVID-19, AS Siap Ledakkan Nuklir dalam Konflik Besar )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved