Perlombaan Vaksin Corona Global Memanas dan Sarat Kontroversi

Jum'at, 15 Mei 2020 - 11:16 WIB
loading...
A A A
Di Capitol Hill, seorang pejabat kesehatan AS yang dicopot mengatakan kepada Kongres bahwa pemerintah Trump tidak memiliki strategi untuk menemukan dan mendistribusikan vaksin kepada jutaan orang Amerika. Dia memperingatkan "musim dingin yang paling gelap" berada di depan.

"Kami tidak memiliki satu titik kepemimpinan saat ini untuk respons ini, dan kami tidak memiliki rencana induk," kata Rick Bright, yang dicopot bulan lalu sebagai kepala badan AS yang ditugasi mengembangkan vaksin virus corona.

Amerika Serikat telah melaporkan hampir 86.000 kematian yang terkait dengan Covid-19 , sebuah angka kematian tertinggi di dunia.

Para pemimpin dunia termasuk di antara 140 penandatangan surat yang diterbitkan Kamis mengatakan vaksin apa pun tidak boleh dipatenkan dan bahwa sains harus dibagi di antara negara-negara di dunia. (Baca: China Nyatakan Vaksin COVID-19 Siap pada September )

"Pemerintah dan mitra internasional harus bersatu dalam jaminan global yang memastikan bahwa, ketika vaksin yang aman dan efektif dikembangkan, vaksin diproduksi dengan cepat dalam skala dan tersedia bagi semua orang, di semua negara, gratis," bunyi pernyataan para pemimpin dunia tersebut.

Tetapi pertikaian pecah di Prancis setelah produsen obat Sanofi mengatakan akan memerintahkan pengiriman pertama dari setiap vaksin yang ditemukan ke Amerika Serikat.

Komentar itu memicu kecaman cepat dari pemerintah Prancis, di mana Kantor Presiden Emmanuel Macron mengatakan vaksin apa pun harus diperlakukan sebagai "barang publik global, yang tidak diserahkan kepada kekuatan pasar".

Kepala eksekutif Sanofi Paul Hudson mengatakan AS memiliki model pembagian risiko yang memungkinkan pembuatan dimulai sebelum vaksin akhirnya disetujui, sedangkan Eropa tidak.

"Pemerintah AS memiliki hak atas pemesanan di muka terbesar karena telah diinvestasikan untuk mengambil risiko," kata Hudson kepada Bloomberg News. (Baca: WHO: Seperti HIV, Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Hilang )

Pejabat tinggi Macron dijadwalkan untuk bertemu dengan eksekutif Sanofi tentang masalah ini minggu depan.

Pencarian vaksin menjadi lebih mendesak setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan penyakit itu mungkin tidak pernah hilang dan dunia harus belajar untuk hidup dengan Covid-19 selamanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita Terkini
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved