Tanpa Bukti, Mike Pompeo Tuding Iran Jadi Pangkalan Baru Al-Qaeda
Rabu, 13 Januari 2021 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi, sebelum 2010 Iran menampung anggota keluarga Bin Laden dan pemimpin al-Qaida lainnya. Setelah 2010 angka itu turun secara signifikan,” ujar Bergen.
Daniel Byman, seorang profesor dan ahli al-Qaida di Universitas Georgetown mengatakan bahwa tidak mungkin untuk mengatakan tanpa akses ke laporan intelijen sejauh mana anggota al-Qaida di Iran memiliki kebebasan untuk beroperasi. Namun ia menggambarkan membandingkannya dengan Afghanistan "sangat menyesatkan."
“Di Afghanistan pada 1990-an, Anda memiliki kamp pelatihan yang melatih ribuan orang untuk berperang dalam perang saudara, tetapi juga sebagai teroris. Ada sukarelawan yang datang dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan Eropa,” ucap Byman.
"Di Iran, Anda tidak memiliki kamp pelatihan besar-besaran ini dan itu perbedaan yang sangat besar," tegasnya.
Daniel Byman, seorang profesor dan ahli al-Qaida di Universitas Georgetown mengatakan bahwa tidak mungkin untuk mengatakan tanpa akses ke laporan intelijen sejauh mana anggota al-Qaida di Iran memiliki kebebasan untuk beroperasi. Namun ia menggambarkan membandingkannya dengan Afghanistan "sangat menyesatkan."
“Di Afghanistan pada 1990-an, Anda memiliki kamp pelatihan yang melatih ribuan orang untuk berperang dalam perang saudara, tetapi juga sebagai teroris. Ada sukarelawan yang datang dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan Eropa,” ucap Byman.
"Di Iran, Anda tidak memiliki kamp pelatihan besar-besaran ini dan itu perbedaan yang sangat besar," tegasnya.
(ber)
Lihat Juga :