Demokrasi AS Mundur

Jum'at, 08 Januari 2021 - 06:00 WIB
loading...
A A A
(Baca juga: Kalangan Bisnis Desak Trump Segera Dipecat untuk Jaga Demokrasi )

Aksi kekerasan tersebut juga mendapatkan kecaman dari Joe Biden yang menyebut insiden tersebut sebagai pemberontakan. Para pemimpin dunia juga ikut bereaksi keras dan menyangkan insiden yang disebut sebagai serangan terhadap demokrasi. Pasar saham dan investor juga bereaksi bimbang melihat fenomena kekerasan berbasis politik populis dan retorika penuh kebencian yang digaungkan Trump.

Sejumlah pemimpin dunia menyuarakan bahwa transisi kekuasaan yang aman dan lancar harus diwujudkan di AS. Mereka juga mengungkapkan bahwa aksi para demonstran itu dianggap sebagai serangan terhadap demokrasi. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyebutnya sebagai pemandangan yang memalukan. “AS merepresentasikan demokrasi di seluruh dunia dan sekarang sangat penting adanya transfer kekuasaan yang damai dan tertib,” ungkapnya.

Pemimpin Skotlandia, Nicola Sturgeon, menyatakan pemandangan dari Gedung Capitol "benar-benar mengerikan". “Sungguh memalukan orang yang memicu serangan terhadap demokrasi,” katanya.

PM Spanyol Pedro Sanchez juga ikut bersuara dan menebar optimisme tentang pemerintahan AS mendatang. "Saya percaya pada kekuatan demokrasi AS. Kepresidenan baru Joe Biden akan mengatasi tahap yang menegangkan ini, menyatukan rakyat Amerika,” kata Sanchez.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, mengecam serangan mengerikan terhadap demokrasi. Sementara, Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, mengatakan Trump dan pendukungnya harus menerima keputusan akhir para pemilih AS. “Trump dan pendukungnya harus berhenti menginjak-injak demokrasi,” paparnya.

Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, mengatakan dirinya mempercayai AS untuk memastikan transfer kekuasaan secara damai kepada Biden. Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jens Stoltenberg, turut bersuara dengan mengatakan bahwa hasil pemilihan "harus dihormati".

Bahkan PM Kanada Justin Trudeu mengatakan warga Kanada sangat terganggu dan sedih dengan serangan terhadap demokrasi. "Kekerasan tidak akan pernah berhasil mengesampingkan keinginan rakyat. Demokrasi di AS harus ditegakkan, dan itu akan berhasil," harapnya.

Sebagai aliansi utama AS di Asia dan Pasifik, PM Australia Scott Morrison juga mengecam aksi yang menyedihkan itu. “Saya menantikan transfer kekuasaan secara damai,” ujarnya. Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pihaknya mengajak semua pihak di AS untuk berperilaku dengan mengendalikan diri dan akal sehat.

(Baca juga: Anggota Kongres AS Kembali Bersidang, Sahkan Kemenangan Pemilu Biden )

Bawa Senjata Tak Berizin
Kepala Departemen Polisi Metropolitan Robert J Contee mengatakan, 47dari 52 demonstran yang ditangkap karena melanggar jam malam yang diberlakukan Wali Kota Muriel Bowser. Sebanyak 26 dari 52 orang yang ditangkap diketahui terlibat kekerasan di Gedung Capitol. Beberapa orang yang ditangkap karena membawa senjata tanpa izin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved