Penguatan Sektor Kesehatan hingga Perlindungan WNI Jadi Fokus Diplomasi RI pada 2021
Rabu, 06 Januari 2021 - 17:22 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengungkap beberapa fokus diplomasi Indonesia pada tahun 2021. Foto/Tangkap Layar/Kemlu RI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengungkap beberapa fokus diplomasi Indonesia pada tahun 2021. Fokus diplomasi Indonesia pada 2021 mencakup sektor kesehatan, hingga perlindungan warga negara Indonesia (WNI).
Retno menuturkan, fokus pertama membangun kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional. Dia mengatakan, ini akan mencakup realisasi komitmen vaksin, baik melalui kerjasama bilateral, maupun multilateral. ( Baca juga: Menlu Sebut Jumlah Pengungsi Rohingya di Indonesia Sebanyak 396 Orang )
"Penguatan kerjasama membangun industri kesehatan nasional industri bahan baku obat, farmasi, maupun alat kesehatan. Penguatan kerja sama pengembangan riset dan transfer teknologi dan SDM di bidang kesehatan dan penguatan sistem dan mekanisme kesiapsiagaan menghadapi pandemi yang akan datang baik di tingkat nasional, kawasan maupun global," ucapnya, saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM).
Fokus kedua, jelas Retno, adalah mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan hijau atau pembangunan berkelanjutan. Ini antara lain, Mendorong implementasi kesepakatan ASEAN TCA, penggunaan APEC Travel Card, dan kesepakatan TCA lainnya, lalu mendorong perluasan investasi masuk ke Indonesia.
"Perluasan akses pasar dan integrasi ekonomi kawasan melalui ratifikasi dan implementasi IK-CEPA, implementasi IA-CEPA, finalisasi IEU-CEPA dan Indonesia-Turkey CEPA on trade in goods," ungkapnya pada Rabu (6/1/2021).
Retno menuturkan, fokus pertama membangun kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional. Dia mengatakan, ini akan mencakup realisasi komitmen vaksin, baik melalui kerjasama bilateral, maupun multilateral. ( Baca juga: Menlu Sebut Jumlah Pengungsi Rohingya di Indonesia Sebanyak 396 Orang )
"Penguatan kerjasama membangun industri kesehatan nasional industri bahan baku obat, farmasi, maupun alat kesehatan. Penguatan kerja sama pengembangan riset dan transfer teknologi dan SDM di bidang kesehatan dan penguatan sistem dan mekanisme kesiapsiagaan menghadapi pandemi yang akan datang baik di tingkat nasional, kawasan maupun global," ucapnya, saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM).
Fokus kedua, jelas Retno, adalah mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan hijau atau pembangunan berkelanjutan. Ini antara lain, Mendorong implementasi kesepakatan ASEAN TCA, penggunaan APEC Travel Card, dan kesepakatan TCA lainnya, lalu mendorong perluasan investasi masuk ke Indonesia.
"Perluasan akses pasar dan integrasi ekonomi kawasan melalui ratifikasi dan implementasi IK-CEPA, implementasi IA-CEPA, finalisasi IEU-CEPA dan Indonesia-Turkey CEPA on trade in goods," ungkapnya pada Rabu (6/1/2021).
Lihat Juga :