Dunia Soroti Strategi RI Dahulukan Vaksinasi Para Pekerja, Bukan Lansia

Selasa, 05 Januari 2021 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Indonesia memiliki kesepakatan untuk menerima 125,5 juta dosis suntikan CoronaVac Sinovac, dan 3 juta dosis pertama sudah ada di Indonesia.

Pengiriman vaksin Pfizer ke negara tersebut diharapkan dimulai pada kuartal ketiga, sedangkan vaksin yang dikembangkan AstraZeneca dan Universitas Oxford akan mulai didistribusikan pada kuartal kedua.

“Saya rasa tidak ada yang bisa terlalu dogmatis tentang pendekatan yang tepat,” ungkap Peter Collignon, profesor penyakit menular di Australian National University.

Dia menambahkan strategi Indonesia dapat memperlambat penyebaran penyakit, meskipun mungkin tidak mempengaruhi tingkat kematian.

“Indonesia melakukan hal yang berbeda dengan AS dan Eropa itu bernilai, karena ini akan memberi tahu kita (apakah) Anda akan melihat efek yang lebih dramatis di Indonesia daripada Eropa atau AS karena strategi yang mereka lakukan, tetapi saya tidak pikir semua orang tahu jawabannya," tutur dia.

Profesor Dale Fisher dari Fakultas Kedokteran Yong Loo Lin di National University of Singapore mengatakan dia memahami dasar pemikiran pendekatan Indonesia.

“Orang dewasa yang bekerja dengan umur lebih muda umumnya lebih aktif, lebih sosial dan lebih banyak bepergian sehingga strategi ini seharusnya mengurangi penularan komunitas lebih cepat daripada memvaksinasi orang yang lebih tua,” tutur dia.

“Tentu saja orang tua lebih berisiko terhadap penyakit parah dan kematian, jadi memvaksinasi mereka memiliki alasan alternatif. Saya melihat manfaat dari kedua strategi tersebut," ungkap dia.

Kekebalan Kawanan

Dengan memvaksinasi kelompok yang lebih aktif secara sosial dan ekonomi terlebih dahulu, pejabat pemerintah Indonesia berharap pemerintah dapat segera mencapai kekebalan kawanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Menyerang...
Israel Terus Menyerang Gaza selama Vaksinasi Polio
Kepala WHO Sebut Periode...
Kepala WHO Sebut Periode Vaksinasi Polio di Gaza Tidak Mungkin Cukup
Arab Saudi Anjurkan...
Arab Saudi Anjurkan Jamaah Haji Lakukan Vaksinasi
Cegah Penyebaran Monkeypox,...
Cegah Penyebaran Monkeypox, Prancis Akan Mulai Kampanye Vaksinasi
Ribuan Orang di Kanada...
Ribuan Orang di Kanada Gelar Protes Damai Tolak Perintah Vaksin
Muslim Singapura Diperbolehkan...
Muslim Singapura Diperbolehkan Tak Shalat Jumat Ini Alasannya
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
5 Casino Terbesar di...
5 Casino Terbesar di Dunia, Surganya Para Penjudi!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved