Arab Saudi Kembali Buka Penerbangan Internasional
Minggu, 03 Januari 2021 - 19:06 WIB
loading...
Arab Saudi, diketahui menghentikan seluruh penerbangan internasional pada Desember lalu, menyusul kemunculan mutasi Covid-19 di Inggris. Foto/Ist
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi dilaporkan telah membuka kembali penerbangan internasional. Saudi, diketahui menghentikan seluruh penerbangan internasional pada Desember lalu, menyusul kemunculan mutasi Covid-19 di Inggris, yang lebih menyebar dibanding varian Covid-19 lainnya.
Melansir Al Arabiya pada Minggu (3/1/2021), Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan bahwa penerbangan internasional mulai dibuka kembali mulai siang hari ini. ( Baca juga: Tak Puas dengan Nilai Ujian, Siswa di Arab Saudi Tembak Mati Gurunya )
"Masuk ke Arab Saudi, baik melalui udara, darat, dan laut akan kembali diizinkan mulai hari Minggu pukul 11 pagi," kata Kementerian Dalam Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan.
Kementerian itu mengatakan, para pendatang dari Inggris, Afrika Selatan dan negara lain tempat varian Covid-19 baru terdeteksi, akan diizinkan masuk ke Saudi jika mereka telah terlebih dahulu tinggal di negara lain selama minimal 14 hari.
Kasus varian baru, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, telah dilaporkan di negara-negara Eropa termasuk Prancis, Swedia dan Spanyol. Varian baru itu juga telah terdeteksi di Afrika Selatan, Yordania, Kanada dan Jepang. ( Baca juga: Arab Saudi Perpanjang Larangan Masuk saat Varian Baru Covid Menyebar )
"Warga negara Saudi yang diizinkan masuk untuk kasus-kasus kemanusiaan dan esensial, yang berasal dari negara-negara tempat penyebaran varian Covid-19 baru, diharuskan tetap di rumah mereka selama 14 hari untuk observasi," ujarnya.
Melansir Al Arabiya pada Minggu (3/1/2021), Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan bahwa penerbangan internasional mulai dibuka kembali mulai siang hari ini. ( Baca juga: Tak Puas dengan Nilai Ujian, Siswa di Arab Saudi Tembak Mati Gurunya )
"Masuk ke Arab Saudi, baik melalui udara, darat, dan laut akan kembali diizinkan mulai hari Minggu pukul 11 pagi," kata Kementerian Dalam Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan.
Kementerian itu mengatakan, para pendatang dari Inggris, Afrika Selatan dan negara lain tempat varian Covid-19 baru terdeteksi, akan diizinkan masuk ke Saudi jika mereka telah terlebih dahulu tinggal di negara lain selama minimal 14 hari.
Kasus varian baru, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, telah dilaporkan di negara-negara Eropa termasuk Prancis, Swedia dan Spanyol. Varian baru itu juga telah terdeteksi di Afrika Selatan, Yordania, Kanada dan Jepang. ( Baca juga: Arab Saudi Perpanjang Larangan Masuk saat Varian Baru Covid Menyebar )
"Warga negara Saudi yang diizinkan masuk untuk kasus-kasus kemanusiaan dan esensial, yang berasal dari negara-negara tempat penyebaran varian Covid-19 baru, diharuskan tetap di rumah mereka selama 14 hari untuk observasi," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :