Malam Tahun Baru di Strasbourg Prancis Kacau, 30 Mobil Dibakar

Jum'at, 01 Januari 2021 - 13:28 WIB
loading...
A A A
Selain jam malam nasional yang diberlakukan mulai pukul 20.00 malam dan sejumlah penutupan jalan di Strasbourg, kembang api telah dilarang selama sebulan penuh di bulan Desember. Direktur keamanan publik Bas-Rhin, Annie Bregal, mengatakan polisi lokal juga mendirikan "pasukan bergerak" di lokasi-lokasi strategis di seluruh kota. (Baca juga: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )

Sebanyak 100.000 petugas keamanan dan polisi ditempatkan di seluruh Prancis untuk menegakkan pembatasan, dan penjualan eceran bahan bakar untuk sementara dilarang.

Langkah-langkah itu tidak banyak membantu menghentikan amukan kelompok perusuh pada Kamis malam, di mana kerumunan pengacau mengamuk di jalan meskipun ada jam malam dan kehadiran penegak hukum yang cukup besar, termasuk helikopter polisi yang menyinari kota di bawah. Larangan kembang api juga telah diabaikan.

Strasbourg bukan satu-satunya kota yang ikut serta dalam "pesta pembakaran" Tahun Baru tahunan, dengan rekor 1.457 mobil telah dibakar tahun lalu di Prancis secara keseluruhan. Tahun sebelumnya tercatat 1.290 kendaraan dibakar.

Penghancuran telah menjadi semacam ritual tahunan di pinggiran kota Prancis sejak 2005, ketika kerusuhan melanda Paris dan kota-kota lain selama tiga minggu, menyebabkan banyak bangunan dan mobil menjadi asap dan mengakibatkan setidaknya tiga kematian.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved