Rusia Sebut Embargo Senjata Terhadap Iran Tak Bisa Diperpanjang

Kamis, 30 April 2020 - 22:35 WIB
loading...
Rusia Sebut Embargo...
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengatakan, embargo senjata terhadap Iran, yang akan berakhir Oktober, tidak bisa diperpanjang. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengatakan, embargo senjata terhadap Iran, yang akan berakhir Oktober, tidak bisa diperpanjang. Ini adalah respon atas upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang embargo tersebut.

Penghapusan embargo senjata Iran didasarkan pada kesepakatan nuklir antara Teheran dan kekuatan-kekuatan utama dunia, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).

"Embargo PBB atas penjualan senjata konvensional ke Iran, yang berakhir pada Oktober 2020, tidak dapat diperpanjang, meskipun upaya AS untuk mencegahnya berakhir," kata Ryabkov dalam sebuah pernyataan.

"Bagi kami, kasus larangan pengiriman senjata yang ada ke dan dari Iran ditutup dengan adopsi Resolusi 2231. Rezim embargo berakhir pada Oktober tahun ini," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (30/4/2020).

Ryabkov kemudian menyalahkan AS karena pendekatannya yang selektif terhadap Resolusi 2231. Dia ingat bahwa Washington sendiri telah berhenti mematuhi ketentuan-ketentuannya dua tahun lalu, dengan mundur dari kesepakatan nuklir Iran.

Sejak itu, papar Ryabkov, Washington tidak berusaha untuk mencegah negara-negara lain untuk tetap mematuhi resolusi dengan memperkenalkan sanksi sepihak dengan memberlakukan sanksi sepihak. .

"Daripada membahas ketentuan Resolusi 2231 yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan politik tertentu, AS akan lebih baik memastikan implementasi penuh dan komprehensif dari ketentuan resolusi ini dan kembali mematuhi ketentuan JCPOA," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Horor! 900 Ular Lepas...
Horor! 900 Ular Lepas dari Peternakan akibat Banjir di China, Gigit Warga
Rekomendasi
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Berita Terkini
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved