Analis: Kematian Fakhrizadeh Tak akan Hentikan Program Nuklir Iran

Minggu, 27 Desember 2020 - 03:00 WIB
loading...
Analis: Kematian Fakhrizadeh...
Analis: Kematian Fakhrizadeh Tak akan Hentikan Program Nuklir Iran
A A A
TEL AVIV - Analis di Israel dan Iran percaya bahwa kematian Mohsen Fakhrizadeh tidak akan menghentikan program nuklir Teheran. Alasannya, karena Iran memiliki banyak ilmuwan handal yang bisa melanjutkan jejak Fakhrizadeh.

Meir Litvak, direktur Pusat Aliansi untuk Studi Iran dan peneliti utama di Pusat Studi Timur Tengah Dayan di Universitas Tel Aviv, menuturkan, kematian Fakhrizadeh justru akan menjadi pemicu Teheran untuk mempercepat program nuklir mereka.

(Baca: Iran Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Fakhrizadeh )

"Kematian Fakhrizadeh tidak akan menghentikan kemajuan nuklir Iran, karena mereka memiliki banyak ilmuwan dan pengetahuan yang ada di sana. Faktanya, hal itu mungkin benar-benar memberi Iran alasan untuk mempercepat pengembangan nuklir," ucapnya, seperti dilansir Sputnik.

Foad Izadi, seorang profesor komunikasi politik di Universitas Teheran setuju dengan pendapat tersebut. Dia menyebut, saat ini bahkan sudah ada bukti kuat, kematian ilmuwan tersebut memperkuat ambisi Teheran.

(Baca: Klaim Terbaru Iran: Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh Senjata NATO )

Dia mengatakan, tidak lama setelah kematian Fakhrizadeh, Parlemen Iran mengesahkan undang-undang yang memungkinkan Teheran untuk meningkatkan tingkat pengayaan uranium menjadi 20 persen atau lebih, jauh di atas batas 3,67 persen yang diuraikan oleh kesepakatan nuklir 2015.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Iran Ancam Serang Pangkalan...
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved