Pria Suriah Perancang Pintu Ka'bah dengan 280Kg Emas Wafat di Jerman

loading...
Pria Suriah Perancang Pintu Kabah dengan 280Kg Emas Wafat di Jerman
Pintu Kabah yang dibuat dengan 280kg emas murni di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Foto/Al Arabiya English
RIYADH - Insinyur Suriah perancang pintu Ka'bah Suci di Makkah, Arab Saudi , pada masa pemerintahan almarhum Raja Khalid bin Abdulaziz al-Saud (1975-1982), wafat di Stuttgart, Jerman selatan.

Pria kelahiran Homs, Suriah, bernama Muneer Sarri Al Jundi itu menggunakan 280kg emas murni dalam mendesain pintu situs suci umat Islam yang terletak di tengah Masjidil Haram. Dia meninggal pada Sabtu pekan lalu. (Baca: Al-Azhar Mesir Akhirnya Nyatakan Ikhwanul Muslimin Kelompok Ekstremis )

Al Jundi ditugaskan untuk mendesain pintu Ka'bah karena keahliannya yang luar biasa. Pintu karyanya dipasang pada 1978.

Ka'bah merupakan situs paling suci di Bumi oleh semua Muslim karena situs itulah yang jadi kiblat salat.

Mengutip Gulf News, Selasa (22/12/2020), kisah merancang pintu Ka'bah dimulai pada tahun 1976, ketika almarhum Raja Khalid melakukan salat di Masjidil Haram. Setelah salat, ia menugaskan perancangan pintu Ka'bah dan mengarahkannya agar terbuat dari emas murni.

Pintunya dirancang oleh Al Jundi di pabrik milik Syekh Mahmoud Badr, salah satu pandai emas besar di Makkah saat itu. (Baca juga: Potret Wuhan: Dulu Pusat Wabah COVID-19, Kini Pusat Pesta )



Insinyur Al Jundi juga mendapat kehormatan karena namanya tertulis di pintu Ka'bah sebagai seorang desainer.

Pintu karyanya setinggi tiga meter, lebar dua meter, dan tebalnya setengah meter. Terdiri dari dua kemudi dan alasnya terbuat dari kayu Maca Moong Thailand, kayu termahal di dunia. Garis-garis yang terukir di pintu dibuat oleh Syekh Abdul Rahim Bukhari.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top