Abaikan Telepon Guaido, Biden Siap Berbicara dengan Maduro

Minggu, 20 Desember 2020 - 12:03 WIB
loading...
A A A
Laporan itu menambahkan bahwa AS akan mencari bantuan dari pendukung asing Venezuela, termasuk Rusia, China, Iran dan Kuba.

Perubahan kebijakan ini sangat drastis. Venezuela jarang mendapat sanksi di bawah pemerintahan Obama. Sementara meninjau ulang sanksi, Biden dilaporkan hanya berencana untuk "mengkalibrasi ulang" rezim sanksi AS, mencabut beberapa tindakan hukuman, tetapi mungkin memberlakukan lebih banyak dalam beberapa kasus.

Elliott Abrams, utusan Trump untuk Iran dan Venezuela, menyarankan bahwa pemerintahan Biden harus menghargai pendekatan tangan besi Trump karena itu memperkuat tangan AS dalam semacam permainan polisi baik-buruk melawan negara-negara yang ditargetkan.(Baca juga: Maduro: Intelijen AS Suap Ratusan Pekerja di Perusahaan Minyak Venezuela )

Washington secara signifikan meningkatkan sanksi terhadap Venezuela pada 2017, melumpuhkan pendapatan ekspor minyaknya, memotongnya dari pasar keuangan internasional, dan sebaliknya melemahkan ekonominya. Pada Januari tahun lalu, mereka mendukung Juan Guaido, kepala Majelis Nasional atau parlemen Venezuela yang dikendalikan oposisi. Dia menyatakan dirinya sebagai "presiden sementara" Venezuela, menuduh bahwa terpilihnya kembali Maduro sebagai kepala negara penuh dengan kecurangan.

Perlindungan Amerika memungkinkan Guaido dengan cepat meningkatkan profil internasionalnya, mendapatkan pengakuan Barat atas klaimnya sebagai presiden, dan mengklaim aset asing Venezuela. Dia bahkan diundang sebagai tamu kehormatan ke pidato kenegaraan Trump pada bulan Februari, memenangkan tepuk tangan berdiri bipartisan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved