Dunia Waspadai Covid-19 Gelombang Kedua

Rabu, 13 Mei 2020 - 06:20 WIB
loading...
A A A
Dia pun meminta Gugus Tugas memastikan pengendalian korona di Pulau Jawa berjalan optimal. Jokowi menarget sebelum Lebaran, pengendalian Covid-19 ini bisa benar-benar maksimal. “Terutama dalam waktu dua minggu ke depan. Ini kesempatan kita mungkin sampai Lebaran. Itu harus betul-betul kita gunakan,” tuturnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan, kawasan Jabodetabek yang sebelumnya menjadi episentrum wabah Covid-19 telah menurun. Kecenderungan peningkatan kasus positif saat ini justru terlihat di Jawa Timur (Jatim). “Kita sepakati PSBB akan dilanjutkan berbagai daerah yang sudah melakukan PSBB, sudah 23 daerah,” kata Bidang Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dody Ruswandi dalam Rapat Dengar Pendapat Virtual Komisi VIII DPR dengan BNPB kemarin. (Baca juga: Demi Uji Vaksin, 14.000 Orang Akan Diinfeksi Virus Corona)

Penurunan di Jabodetabek antara lain terjadi di wilayah Bogor. Sedangkan di Bekasi belum turun signifikan karena banyak pabrik yang masih beroperasi. “Beberapa (pabrik) daerah Jabodetabek betul-betul ditutup sehingga arus transportasi ke Jakarta berkurang karena meningkatnya kasus berhubungan dengan arus transportasi,” jelas Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat 2 BNPB ini.

Dody mengungkapkan, dari prediksi BNPB, Indonesia ditargetkan masuk puncak pandemi pada akhir Mei atau awal Juni. Tren peningkatan kasus secara drastis saat ini karena BNPB juga tengah meningkatkan kemampuan testing dan kapasitas rumah sakit (RS) di berbagai daerah. “Soal PSBB, pusat mungkin sudah mulai turun, tapi daerah mulai naik. Daerah ini harapannya memang hasil positif kita targetkan untuk naik karena kita itu ditargetkan Pak Presiden bisa 10.000 testing hari,” sebutnya.

Dody menjelaskan, secara teknis memang harus ada peningkatan kasus agar pemerintah bisa mempercepat penyelesaian pandemi Covid-19 ini. Harapannya akan ada penambahan sebanyak 40.000 kasus positif pada minggu depan agar jumlah tersebut bisa mewakili daerah yang termasuk zona merah. “Ini tidak ada hubungan langsung, testing dengan yang di rumah sakit. Yang kita jaga justru yang meninggal ini karena secara statistik yang meninggal 6-7% yang kritis dari semua yang positif,” terangnya. (Andika H Mustaqim/Dita Angga/Kiswondari)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
WHO: Covid-19 Sudah...
WHO: Covid-19 Sudah Berakhir
Bukan Kebocoran Lab,...
Bukan Kebocoran Lab, Data Baru Kaitkan Virus Covid-19 Berasal dari Binatang Ini
Waduh! 80% Populasi...
Waduh! 80% Populasi China Telah Terinfeksi Covid-19
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved