Demi Uji Vaksin, 14.000 Orang Akan Diinfeksi Virus Corona

Selasa, 12 Mei 2020 - 08:37 WIB
loading...
Demi Uji Vaksin, 14.000...
Ilustrasi vaksin virus corona baru (COVID-19). Foto/REUTERS/Dado Ruvic
A A A
WASHINGTON - Bayangkan Anda disuruh menghirupsemburan hidung yang penuh virus corona baru penyebab penyakit Covid-19 . Hal itulah yang akan dijalani lebih dari 14.000 orang di Amerika Serikat dan di negara lain demi menguji vaksin.

Ribuan orang secara sukarela akan melakukan apa yang disebut sebagai "human challenge trial (uji coba tantangan manusia)", sebuah cara yang secara etis kontroversial untuk menguji vaksin yang akan dengan sengaja menginfeksi orang dengan virus yang telah membunuh lebih dari 287.000 orang di seluruh dunia dan belum ada ada obatnya.

"Tidak setiap hari kita memberi orang yang sehat paparan patogen—hal yang sama yang coba dilakukan oleh para dokter untuk melindungi orang," kata Dr Nir Eyal, direktur Center for Population-Level Bioethics di Rutgers University. (Baca: Italia Klaim Berhasil Kembangkan Vaksin COVID-19 Pertama di Dunia )

"Tetapi menjadi semakin jelas (bahwa) satu-satunya jalan keluar yang berkelanjutan dari krisis kesehatan dan sosial saat ini adalah vaksin, dan ada cara untuk melakukan uji coba yang etis sempurna."

Vaksin menjadi tiket masyarakat untuk kembali normal ke stadion olahraga yang ramai, pesta ulang tahun, dan kunjungan ke orang-orang yang dicintai, serta beberapa dari 33 juta pekerjaan yang hilang. Tetapi sebuah solusi kemungkinan masih satu tahun hingga 18 bulan lagi, memacu peringatan untuk mempertankan jarak sosial (social distancing) sampai 2022 dan gelombang kedua Covid-19 yang lebih buruk pada musim dingin ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Berita Terkini
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Infografis
Tanggapi Tindakan Eskalasi...
Tanggapi Tindakan Eskalasi AS, Rusia akan Uji Coba Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved