Daftar Tahanan Bocor, Ungkap Cara Pemerintah China Tangkap Muslim Uighur

Rabu, 09 Desember 2020 - 15:00 WIB
loading...
A A A
"Daftar Aksu adalah pertama kalinya kami melihat IJOP beraksi dalam menahan orang," kata Maya Wang dari HRW.

"Ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana penindasan brutal China terhadap Muslim Turki Xinjiang dibantu oleh teknologi," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/12/2020).(Baca juga: Pertama Kalinya, Paus Francis Sebut Muslim Uighur Teraniaya )

Human Rights Watch mengatakan dapat mengonfirmasi identitas orang-orang dalam daftar dengan orang Uighur yang sekarang tinggal di luar negeri, termasuk identifikasi 18 anggota keluarga yang sama.

Kelompok hak asasi itu mengatakan daftar itu adalah bukti lebih lanjut bahwa pemerintah China memilih penahanan etnis Uighur berdasarkan agama, hubungan pribadi, kontak dengan kerabat di luar negeri, dan bahkan usia.

Alasan lain untuk penahanan yang tercantum termasuk aktivitas seperti berulang kali mematikan ponsel cerdas, memiliki "pikiran tidak stabil" atau secara umum tidak dapat dipercaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Daftar 10 Orang China...
Daftar 10 Orang China Terkaya Tahun 2022 versi Forbes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved