Upaya Trump Batalkan Kemenangan Biden di Pennsylvania Kandas

Rabu, 09 Desember 2020 - 13:06 WIB
loading...
A A A
Dalam sidang, Pennsylvania mengatakan bahwa gugatan yang diajukan Partai Republik yang meminta hakim untuk menggunakan salah satu kekuasaan pengadilan untuk membatalkan sertifikasi negara atas hasil pemilu adalah yang paling dramatis dan mengganggu dalam sejarah AS.

Pihak Pennsylvania mengatakan sebagian besar dari apa yang dicari para penggugat masih diperdebatkan karena hasil pemilu sudah disertifikasi dan apa yang sebenarnya mereka inginkan adalah untuk pengadilan membatalkan hasil pemilihan.(Baca juga: Marah Karena Kalah, Trump Menyebut AS 'Negara Dunia Ketiga' )

Pengadilan tinggi Pennsylvania pada 28 November menolak tantangan tersebut, dengan mengatakan bahwa gugatan itu tidak diajukan pada waktu yang tepat ketika undang-undang pemungutan suara melalui surat pertama kali diberlakukan. Itu membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah yang telah memerintahkan negara untuk tidak mengesahkan pemilihan sambil menunggu sidang.

"Pemilihan ini sudah berakhir. Kita harus terus menghentikan sirkus 'tuntutan hukum' ini dan bergerak maju," Jaksa Agung Pennsylvania Josh Shapiro, seorang Demokrat, menulis di Twitter seperti dikutip dari France24, Selasa (9/12/2020).

Pennsylvania adalah salah satu negara bagian penting dalam pemilu. Biden, seorang Demokrat, mengalahkan Trump setelah presiden Republik itu memenangkan negara bagian tersebut pada 2016. Pejabat negara bagian telah mengesahkan hasil pemilu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved