Wali Kota dalam Daftar Tersangka Narkoba Dihabisi, Ini Reaksi Duterte

Rabu, 09 Desember 2020 - 04:02 WIB
loading...
A A A
Perez bukanlah wali kota pertama dalam daftar itu yang dibunuh oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Pada Oktober tahun lalu, seorang wali kota di Mindanao yang sedang dibawa oleh polisi ke kantor kejaksaan di Kota Cebu, Filipina tengah, disergap orang-orang bersenjata tak dikenal.

Phil Roberston, wakil direktur Asia di Human Rights Watch, mengatakan Duterte sekarang tidak dapat menyangkal keterlibatan dalam kekerasan yang dilakukan terhadap orang-orang di daftarnya. "Yang dia telah gunakan sebagai alat politik publik selama bertahun-tahun untuk menopang popularitasnya," katanya. (Baca juga: Kata Iran, Dunia Akan Jadi Tempat Lebih Aman Tanpa Zionis Israel )

"Baginya untuk menyangkal bagaimana daftar ini digunakan oleh penegak hukum untuk melanggar kebebasan sipil dan hak asasi manusia yang terdaftar tidak hanya tidak jujur—itu juga pengecut," kata Robertson dalam sebuah pernyataan.

Kantor Duterte mengumumkan kepada publik tahun lalu daftar "politisi-narkoba" menjelang pemungutan suara pemilu paruh waktu Mei 2019.

Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan Juni mengatakan puluhan ribu orang kemungkinan telah tewas dalam perang narkoba di tengah "hampir impunitas" terhadap polisi dan hasutan untuk melakukan kekerasan oleh para pejabat tinggi. Pemerintah menolak tuduhan itu sebagai tuduhan tidak berdasar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Elon Musk Selangkah...
Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved