Kasus Virus Corona Melonjak, Seoul Berlakukan Shut Down
Jum'at, 04 Desember 2020 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun pembatasan lebih ketat diberlakukan 10 hari lalu, peningkatan kasus tetap tidak dapat dikendalikan," katanya dalam pertemuan pemerintah.
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea mengatakan 463 atau lebih dari tiga perempat kasus terbaru yang ditularkan secara lokal berasal dari Seoul dan daerah sekitarnya. Korsel sekarang telah melaporkan total 36.332 kasus infeksi virus Corona, dengan 536 kematian. (Baca juga: Korsel Sebut Korut Eksekusi Mati Para Pelanggar Kebijakan Penguncian Covid-19 )
"Itu adalah infeksi terbesar di wilayah Seoul sejak dimulainya wabah," kata pejabat kementerian kesehatan Yoon Tae-ho dalam sebuah pengarahan.
Otoritas kesehatan meminta orang-orang untuk membatalkan semua pertemuan dan pesta akhir tahun selama periode khusus pencegahan virus selama sebulan dari 7 Desember hingga 3 Januari.
"Tolong adakan perayaan secara online terutama untuk Natal, acara keagamaan dan festival matahari terbit Tahun Baru jika memungkinkan, dan kami mendorong Anda untuk tidak mengadakan pesta atau acara apa pun di hotel," kata Yoon.
Sementara itu pihak berwenang khawatir bahwa ujian masuk universitas - yang diikuti oleh hampir setengah juta siswa pada hari Kamis - dan tes penerimaan selama dua minggu ke depan dapat terbukti menjadi sumber penularan lain.
Menteri Pendidikan Yoo Eun-hae dalam sebuah pengarahan mengatakan setidaknya 207.000 siswa akan pindah ke seluruh negeri untuk tes penerimaan universitas akhir pekan ini dan 192.000 berikutnya.
"Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa keamanan Korea Selatan tergantung pada peserta tes," kata Yoo. (Baca juga: Kasus Covid-19 Tak Kunjung Menurun, Korsel Kembali Perketat Pembatasan )
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea mengatakan 463 atau lebih dari tiga perempat kasus terbaru yang ditularkan secara lokal berasal dari Seoul dan daerah sekitarnya. Korsel sekarang telah melaporkan total 36.332 kasus infeksi virus Corona, dengan 536 kematian. (Baca juga: Korsel Sebut Korut Eksekusi Mati Para Pelanggar Kebijakan Penguncian Covid-19 )
"Itu adalah infeksi terbesar di wilayah Seoul sejak dimulainya wabah," kata pejabat kementerian kesehatan Yoon Tae-ho dalam sebuah pengarahan.
Otoritas kesehatan meminta orang-orang untuk membatalkan semua pertemuan dan pesta akhir tahun selama periode khusus pencegahan virus selama sebulan dari 7 Desember hingga 3 Januari.
"Tolong adakan perayaan secara online terutama untuk Natal, acara keagamaan dan festival matahari terbit Tahun Baru jika memungkinkan, dan kami mendorong Anda untuk tidak mengadakan pesta atau acara apa pun di hotel," kata Yoon.
Sementara itu pihak berwenang khawatir bahwa ujian masuk universitas - yang diikuti oleh hampir setengah juta siswa pada hari Kamis - dan tes penerimaan selama dua minggu ke depan dapat terbukti menjadi sumber penularan lain.
Menteri Pendidikan Yoo Eun-hae dalam sebuah pengarahan mengatakan setidaknya 207.000 siswa akan pindah ke seluruh negeri untuk tes penerimaan universitas akhir pekan ini dan 192.000 berikutnya.
"Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa keamanan Korea Selatan tergantung pada peserta tes," kata Yoo. (Baca juga: Kasus Covid-19 Tak Kunjung Menurun, Korsel Kembali Perketat Pembatasan )
Lihat Juga :