Berencana Membom Unjuk Rasa Oposisi, Diplomat Iran Terancam Penjara 20 Tahun
Jum'at, 04 Desember 2020 - 14:48 WIB
loading...
Seorang diplomat Iran terancam penjara 20 tahun setelah berencana membom aksi demonstrasi kelompok oposisi di pengasingan. Foto/NCR Iran
A
A
A
BRUSSELS - Seorang diplomat Iran terancam dipenjara 20 tahun karena merencanakan untuk membom aksi demonstrasi kelompok oposisi yang diasingkan. Pengadilan Belgia akan memberikan putusannya pada 22 Januari mendatang.
Assadollah Assadi, seorang diplomat Iran berusia 48 tahun yang sebelumnya berbasis di Wina, menghadapi hukuman 20 tahun penjara jika terbukti merencanakan pemboman dengan target unjuk rasa di Villepinte, di luar Paris, pada 30 Juni 2018 seperti dikutip dari AFP, Jumat (4/12/2020).
Kelompok yang ikut unjuk rasa itu termasuk People's Mojahedin of Iran (MEK), yang dianggap Teheran sebagai kelompok teroris dan telah dilarang sejak 1981.
Assadi membantah terlibat dalam komplotan yang berencana melakukan pemboman, yang digagalkan oleh dinas keamanan, dan menolak untuk hadir di Pengadilan Kriminal Antwerp, di mana dia diadili dengan tiga orang yang diduga sebagai kaki tangannya.
Assadollah Assadi, seorang diplomat Iran berusia 48 tahun yang sebelumnya berbasis di Wina, menghadapi hukuman 20 tahun penjara jika terbukti merencanakan pemboman dengan target unjuk rasa di Villepinte, di luar Paris, pada 30 Juni 2018 seperti dikutip dari AFP, Jumat (4/12/2020).
Kelompok yang ikut unjuk rasa itu termasuk People's Mojahedin of Iran (MEK), yang dianggap Teheran sebagai kelompok teroris dan telah dilarang sejak 1981.
Assadi membantah terlibat dalam komplotan yang berencana melakukan pemboman, yang digagalkan oleh dinas keamanan, dan menolak untuk hadir di Pengadilan Kriminal Antwerp, di mana dia diadili dengan tiga orang yang diduga sebagai kaki tangannya.
Lihat Juga :