Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Pejuang Taliban

Rabu, 02 Desember 2020 - 06:14 WIB
loading...
A A A
Pada hari Senin, juru bicara urusan luar negeri pemerintah China men-tweet gambar palsu seorang tentara Australia dengan pisau ditancapkan di tenggorokan seorang anak Afghanistan dengan kata-kata: "Jangan takut, kami datang untuk membawa Anda kedamaian" di bawahnya.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan tweet itu benar-benar keterlaluan dan menjijikkan. Ia pun meminta China untuk meminta maaf.(Baca juga: Australia Tuntut China Minta Maaf Soal Foto Tentara di Afghanistan )

Laporan kejahatan perang tentara Australia di Afghanistan merekomendasikan agar 19 tentara diselidiki sehubungan dengan dugaan pembunuhan 39 tahanan dan warga sipil serta dugaan perlakuan kejam terhadap dua orang lainnya.

Laporan itu juga menemukan “informasi yang dapat dipercaya” bahwa 25 orang yang bertugas atau mantan personel ADF terlibat dalam kejahatan berat atau setidaknya telah memberikan bantuan pada mereka.(Baca juga: Australia Pecat Tentara yang Terlibat Pembunuhan Warga Sipil Afghanistan )

Laporan tersebut menyatakan bahwa kecil kemungkinan Markas Besar Kelompok Tugas Operasi Khusus dan komandan SOTG akan mengetahui kejahatan perang karena mereka tidak berada di lapangan.

Setelah publikasi laporan tersebut, kepala pertahanan, Jenderal Angus Campbell, mengumumkan bahwa dia akan menerima rekomendasinya termasuk mencabut "tanda penghargaan kelompok berjasa" untuk tentara yang bertugas di Kelompok Tugas Operasi Khusus antara 2007 dan 2013.

Rekomendasi itu memicu kemarahan di beberapa pihak. Kerabat dari anggota Kelompok Tugas yang tewas di medan perang menyebut itu adalah bentuk hukuman kolektif dan banyak orang yang tidak bersalah melakukan kesalahan terkena dampaknya.

Namun pencabutan tanda kehormatan tersebut tampaknya dibatalkan setelah Perdana Menteri Australia , Scott Morrison, dan menteri pertahanan, Senator Linda Reynolds, melakukan intervensi.

Campbell mengeluarkan pernyataan yang mengatakan dia belum membuat keputusan akhir tentang rekomendasi laporan tersebut.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
Tentara Rusia Rebut...
Tentara Rusia Rebut Wilayah Seukuran Singapura dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved