Twitter Blokir Akun Pendukung Kerajaan Thailand karena Langgar Aturan

loading...
Twitter Blokir Akun Pendukung Kerajaan Thailand karena Langgar Aturan
Akun Twitter milik pendukung kerajaan Thailand diblokir. Foto/REUTERS
BANGKOK - Twitter menangguhkan (suspend) akun pro-kerajaan Thailand terkait istana yang menurut analisis Reuters terkait dengan ribuan akun lainnya yang dibuat dalam beberapa pekan terakhir.

Akun-akun Twitter itu menyebarkan postingan yang mendukung Raja Maha Vajiralongkorn dan monarki Thailand.

Tinjauan Reuters menemukan puluhan ribu tweet yang menurut seorang ahli tampaknya berasal dari akun yang memperkuat pesan royalis untuk melawan gerakan protes.

Selama berbulan-bulan telah terjadi unjuk rasa menentang pemerintah. Aksi protes ini melanggar tabu lama yang melarang rakyat mengecam kerajaan. (Baca Juga: Israel Hancurkan Tangga Bersejarah Menuju Masjid Al-Aqsa)



Dokumen pelatihan militer internal yang dilihat Reuters menunjukkan bukti kampanye informasi terkoordinasi yang dirancang untuk menyebarkan informasi yang menguntungkan dan mendiskreditkan lawan. (Lihat Infografis: Pesawat Luar Angkasa China Berhasil Masuk Orbit Bulan)

Akun pro-kerajaan @jitarsa_school ditangguhkan setelah Reuters meminta komentar pada Rabu dari Twitter mengenai kampanye kerajaan baru-baru ini di platform media sosial. (Lihat Video: Polisi Akan Panggil 10 Orang Terkait Laporan Terhadap RS UMMI)





Para pengunjuk rasa dan pendukung kerajaan mengakui pentingnya media sosial dalam mendorong gerakan protes. Unjuk rasa ini menjadi tantangan terbesar dalam beberapa dekade bagi monarki serta pemerintahan Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top