Twitter Blokir Akun Pendukung Kerajaan Thailand karena Langgar Aturan

Selasa, 01 Desember 2020 - 03:03 WIB
loading...
Twitter Blokir Akun...
Akun Twitter milik pendukung kerajaan Thailand diblokir. Foto/REUTERS
A A A
BANGKOK - Twitter menangguhkan (suspend) akun pro-kerajaan Thailand terkait istana yang menurut analisis Reuters terkait dengan ribuan akun lainnya yang dibuat dalam beberapa pekan terakhir.

Akun-akun Twitter itu menyebarkan postingan yang mendukung Raja Maha Vajiralongkorn dan monarki Thailand.

Tinjauan Reuters menemukan puluhan ribu tweet yang menurut seorang ahli tampaknya berasal dari akun yang memperkuat pesan royalis untuk melawan gerakan protes.

Selama berbulan-bulan telah terjadi unjuk rasa menentang pemerintah. Aksi protes ini melanggar tabu lama yang melarang rakyat mengecam kerajaan. (Baca Juga: Israel Hancurkan Tangga Bersejarah Menuju Masjid Al-Aqsa)

Dokumen pelatihan militer internal yang dilihat Reuters menunjukkan bukti kampanye informasi terkoordinasi yang dirancang untuk menyebarkan informasi yang menguntungkan dan mendiskreditkan lawan. (Lihat Infografis: Pesawat Luar Angkasa China Berhasil Masuk Orbit Bulan)

Akun pro-kerajaan @jitarsa_school ditangguhkan setelah Reuters meminta komentar pada Rabu dari Twitter mengenai kampanye kerajaan baru-baru ini di platform media sosial. (Lihat Video: Polisi Akan Panggil 10 Orang Terkait Laporan Terhadap RS UMMI)



Para pengunjuk rasa dan pendukung kerajaan mengakui pentingnya media sosial dalam mendorong gerakan protes. Unjuk rasa ini menjadi tantangan terbesar dalam beberapa dekade bagi monarki serta pemerintahan Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha.

Dibuat pada September, akun @jitarsa_school memiliki lebih dari 48.000 pengikut sebelum ditangguhkan oleh Twitter.

"Akun yang dipermasalahkan ditangguhkan karena melanggar aturan kami tentang spam dan manipulasi platform," ungkap seorang perwakilan Twitter pada Minggu.

Dia mengatakan penangguhan itu sejalan dengan kebijakan perusahaan dan bukan akibat permintaan komentar dari Reuters.

Profil akun tersebut mengatakan dia melatih orang-orang untuk program Relawan Kerajaan, yang dijalankan oleh Kantor Kerajaan.

Halaman Facebook untuk Royal Volunteers School, yang memposting video pro-monarki dan berbagai berita, juga mengidentifikasi akun Twitter itu sebagai miliknya.

Baik sekolah maupun markas besar Relawan Kerajaan tidak menanggapi permintaan komentar tentang penangguhan akun tersebut.

Program "Volunteer Spirit 904" didirikan pada masa raja saat ini, yang dimulai pada 2016, untuk membangun loyalitas kepada monarki.

Istana tidak menanggapi permintaan komentar. Mereka memiliki kebijakan untuk tidak berbicara dengan media dan belum berkomentar sejak dimulainya protes pada Juli.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
Karena Asnawi, Akun...
Karena Asnawi, Akun IG Jeonbuk Hyundai Diserbu Netizen Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved