Joe Biden Akan Terima Pengarahan Keamanan Nasional
Selasa, 17 November 2020 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin akan lebih banyak orang yang mati jika kita tidak berkoordinasi," kata Biden kepada wartawan di Wilmington.(Baca juga: Trump Tolak Kerjasama untuk Transisi Kekuasaan AS, Biden Frustrasi )
Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O'Brien mengatakan pada hari Senin bahwa sepertinya calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden akan dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan presiden 2020, dan berjanji untuk memastikan transisi profesional untuk pemerintahan baru ketika itu terjadi.
"Jika tiket Biden-Harris ditentukan untuk menjadi pemenang, jelas semuanya terlihat seperti itu sekarang, saya akan melakukan transisi yang sangat profesional di Dewan Keamanan Nasional. Tidak ada pertanyaan tentang itu," kata O'Brien saat berbicara di Forum Keamanan Global.
Jaringan media utama AS telah memproyeksikan Biden sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2020. Presiden AS yang sedang menjabat, Donald Trump, bagaimanapun, secara konsisten memperdebatkan hasil pilpres, mengklaim telah terjadi kecurangan dan ketidakwajaran, sambil menuntut penghitungan ulang dan penyamarataan tuntutan hukum.(Baca juga: Trump: Dunia Sedang Saksikan Hancurnya Konstitusi AS )
Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O'Brien mengatakan pada hari Senin bahwa sepertinya calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden akan dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan presiden 2020, dan berjanji untuk memastikan transisi profesional untuk pemerintahan baru ketika itu terjadi.
"Jika tiket Biden-Harris ditentukan untuk menjadi pemenang, jelas semuanya terlihat seperti itu sekarang, saya akan melakukan transisi yang sangat profesional di Dewan Keamanan Nasional. Tidak ada pertanyaan tentang itu," kata O'Brien saat berbicara di Forum Keamanan Global.
Jaringan media utama AS telah memproyeksikan Biden sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2020. Presiden AS yang sedang menjabat, Donald Trump, bagaimanapun, secara konsisten memperdebatkan hasil pilpres, mengklaim telah terjadi kecurangan dan ketidakwajaran, sambil menuntut penghitungan ulang dan penyamarataan tuntutan hukum.(Baca juga: Trump: Dunia Sedang Saksikan Hancurnya Konstitusi AS )
(ber)
Lihat Juga :