Trump Sebar Teori Konspirasi 'Biden Telah Dieksekusi, Digantikan Klon Robot'

Senin, 02 Juni 2025 - 14:15 WIB
loading...
Trump Sebar Teori Konspirasi...
Presiden AS Donald Trump menyebarkan teori konspirasi yang menyebut mantan presiden Joe Biden telah dieksekusi tahun 2020 dan digantikan klon robot. Foto/The New York Times
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyebarkan teori konspirasi baru di media sosial yang mengatakan pendahulunya; Joe Biden, telah dieksekusi pada tahun 2020 dan digantikan oleh klon robot. Teori konspirasi ini muncul setelah Biden didiagnosis menderita kanker prostat agresif bulan lalu.

Presiden dari Partai Republik itu mengunggah ulang unggahan pengguna akun @llijh di platform media sosialnya, Truth Social, yang berbunyi, "Tidak ada #JoeBiden yang dieksekusi pada tahun 2020. Kloning #Biden, kembaran, dan entitas tak berjiwa yang direkayasa secara robotik adalah apa yang Anda lihat. #Demokrat tidak tahu bedanya."

Trump tidak membubuhkan komentar apa pun dalam unggahan ulang tersebut, namun tindakannya jadi sorotan media-media AS karena dianggap sebagai tindakan keterlaluan terhadap Biden—mantan presiden dari Partai Demokrat.

Baca Juga: Sindir Trump, Pidato Presiden Universitas Harvard Alan Garber Disambut Tepuk Tangan Meriah

Bulan lalu, Trump mengeluarkan pernyataan yang mendoakan Biden agar cepat pulih setelah didiagnosis menderita kanker prostat bentuk agresif. "Melania dan saya bersedih mendengar diagnosis medis terbaru Joe Biden," tulis Trump saat itu. "Kami menyampaikan harapan terbaik dan terhangat kami kepada Jill dan keluarga, dan kami mendoakan Joe agar cepat pulih dan sukses."

Sebelum menyampaikan pernyataan doa, Trump sempat menyebut diagnosis kanker Joe Biden "sangat menyedihkan" sebelum menuduh mantan staf Gedung Putih dan keluarga Biden tidak mengatakan fakta.

"Menurut saya, ini sangat menyedihkan. Saya heran tidak diberitahu, Anda tahu—publik tidak diberi tahu sejak lama," kata Trump saat berbicara kepada wartawan di Oval Office.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved