Pemilu Kacau, Maduro Cemooh AS

Jum'at, 06 November 2020 - 18:14 WIB
loading...
A A A
"Kampanye pemilu Venezuela akan menjadi demonstrasi bagaimana dengan cara yang beradab, dalam damai, kita memiliki sistem pemilu yang transparan dan terbukti," ia menambahkan.

Terakhir, presiden Venezuela itu mengatakan dia tidak akan mengomentari pemungutan suara AS, mengingat pemenang yang jelas belum diumumkan.

"Kami tidak ikut campur, saya tidak ikut campur. Amerika Serikat sedang bergulat dengan masalah pemilunya sendiri," tukasnya.(Baca juga: Meski Terkena Sanksi AS, Pesawat Iran Mendarat di Venezuela )

Rencananya akan diadakan 6 Desember, pemilihan parlemen Venezuela akan mencakup pemilihan 277 wakil di parlemen atau Majelis Nasional. Koalisi oposisi yang dikenal sebagai Persatuan Demokratik Meja Bundar telah berjanji untuk memboikot pemungutan suara tersebut, dengan tuduhan penipuan.

AS dan sekutunya di Eropa dan Amerika Latin menolak keabsahan pemilu Venezuela sebelumnya, mengklaim bahwa pemilu itu akan diadakan tanpa kondisi yang bebas atau adil. Pada bulan September, Uni Eropa secara resmi menolak undangan dari Caracas untuk mengamati pemungutan suara. Pada bulan yang sama, AS memberi sanksi kepada beberapa pejabat Venezuela, termasuk Presiden Dewan Pemilihan Nasional Indira Alfonzo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS
AS Rebut 13,5 Kg Uranium...
AS Rebut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Akan Digunakan Membuat Bom Nuklir?
Pasukan Khusus AS Ditangkap...
Pasukan Khusus AS Ditangkap karena Bertaruh dan Menang Rp7 Miliar dalam Penculikan Maduro
Maduro Diadili di Pengadilan...
Maduro Diadili di Pengadilan AS untuk Kedua Kalinya sejak Diculik Pasukan Khusus Amerika
Baku Tembak, Pasukan...
Baku Tembak, Pasukan Kuba Habisi 4 Orang di Atas Kapal AS
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Berita Terkini
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved