'Senjata Rahasia' Donald Trump untuk Menang Pilpres AS

Rabu, 04 November 2020 - 09:39 WIB
loading...
A A A
"Kami baru-baru ini mendengar tentang Trumper yang pemalu. Itu tidak terbukti," katanya.

Apa yang telah dibuktikan adalah bahwa orang-orang tanpa pendidikan universitas tidak banyak menanggapi jajak pendapat.

"Kebetulan pada tahun 2016 Trump sangat menarik banyak orang yang tidak berpendidikan perguruan tinggi sehingga mereka kurang terwakili dalam jajak pendapat," kata Licciardello. "Saat ini sebagian besar lembaga survei yang dihormati melakukan weight education."

Jumlah suara awal yang memecahkan rekor—lebih dari 100 juta—telah diberikan dalam pemilihan yang membuat negara yang terpecah belah dan sedang diawasi dengan ketat di seluruh dunia.

Pemungutan suara pertama ditutup di beberapa negara bagian timur pada pukul 10 pagi (00.00 GMT) tetapi pemenangnya mungkin tidak diketahui pada malam pemilihan—atau mungkin bahkan berhari-hari—karena banyaknya surat suara yang perlu dihitung.

Trump yang berusia 74 tahun, yang telah berulang kali berusaha meragukan keabsahan surat suara yang masuk dan penghitungan suara di luar Hari Pemilu, mengatakan pemilih memiliki hak untuk mendapatkan hasil yang tepat waktu.

“Seluruh dunia sedang menunggu,” katanya saat mengunjungi kantor Komite Nasional Partai Republik di Arlington, Virginia.

"Anda tidak dapat menunda hal-hal ini selama beberapa hari," kata Trump, menambahkan dengan nada tidak menyenangkan bahwa "banyak hal buruk" dapat terjadi.

“Seharusnya kita berhak mengetahui siapa yang menang pada 3 November,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS
Rekomendasi
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved