Bintang Porno Stormy Daniels Buka-bukaan di Pengadian soal Skandal Seks dengan Trump
Kamis, 09 Mei 2024 - 09:44 WIB
loading...
Bintang porno Stormy Daniels buka-bukaan di pengadian soal skandal seks dengan mantan Presiden AS Donald Trump. Foto/Sketsa REUTERS/Jane Rosenberg
A
A
A
NEW YORK - Bintang porno Stormy Daniels buka-bukaan dalam sidang pengadilan soal pertemuan intimnya dengan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Skandal seks itu terjadi pada tahun 2006.
Selama beberapa jam, Daniels (45), menyampaikan detail rincian tentang pertemuannya dengan Trump (77), dan kesepakatan uang rahasia yang dia capai untuk tetap bungkam menjelang pemilu 2016 ketika Trump memenangkan pemilihan presiden.
Dia mengatakan kepada hakim bahwa hidupnya berubah menjadi kekacauan setelah kesepakatan tersebut dipublikasikan pada tahun 2018, dan mengatakan bahwa dia dikucilkan dan dilecehkan di rumahnya.
"Menurut Anda, siapa yang dimaksud Trump sebagai orang yang berwajah kuda dan bajingan dalam postingan ini?" tanya jaksa penuntut Susan Hoffinger pada Daniels saat jaksa tersebut menampilkan postingan media sosial Trump.
"Saya," jawab Daniels, dalam sidang hari Selasa, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/5/2024).
Baca Juga: Donald Trump Samakan Pemerintahan Biden dengan Nazi, Ini Alasannya
Kesaksian Daniels menjadi bahan bagi para pengacara Trump untuk meminta pembatalan persidangan, dengan alasan bahwa rincian, seperti pernyataannya bahwa Trump tidak memakai kondom, tidak ada gunanya selain untuk membuat hakim marah.
Hakim Juan Merchan menolak permintaan tersebut namun setuju bahwa beberapa kesaksian Daniels terlalu berlebihan.
Pengacara Trump menyerang kredibilitas Daniels dan menginterogasinya tentang pernyataan tidak konsisten yang dia buat selama bertahun-tahun selama masa jabatan Trump sebagai presiden AS.
Daniels juga mengakui bahwa dia membenci Trump dan ingin menghasilkan uang dari ceritanya.
Penjelasannya mengapa dia mengumumkan kepada publik setelah tujuh tahun bungkam dan melakukan penyangkalan juga tidak jelas.
Trump, yang kembali menjadi bakal calon presiden dari Partai Republik tahun ini, tidak bereaksi ketika dia menyaksikan jalannya sidang dari meja tim hukumnya.
Dia mengaku tidak bersalah atas tuduhan memalsukan catatan bisnis untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut sebesar USD130.000 kepada Daniels dan menyangkal berhubungan seks dengan Daniels.
Selama beberapa jam, Daniels (45), menyampaikan detail rincian tentang pertemuannya dengan Trump (77), dan kesepakatan uang rahasia yang dia capai untuk tetap bungkam menjelang pemilu 2016 ketika Trump memenangkan pemilihan presiden.
Dia mengatakan kepada hakim bahwa hidupnya berubah menjadi kekacauan setelah kesepakatan tersebut dipublikasikan pada tahun 2018, dan mengatakan bahwa dia dikucilkan dan dilecehkan di rumahnya.
"Menurut Anda, siapa yang dimaksud Trump sebagai orang yang berwajah kuda dan bajingan dalam postingan ini?" tanya jaksa penuntut Susan Hoffinger pada Daniels saat jaksa tersebut menampilkan postingan media sosial Trump.
"Saya," jawab Daniels, dalam sidang hari Selasa, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/5/2024).
Baca Juga: Donald Trump Samakan Pemerintahan Biden dengan Nazi, Ini Alasannya
Kesaksian Daniels menjadi bahan bagi para pengacara Trump untuk meminta pembatalan persidangan, dengan alasan bahwa rincian, seperti pernyataannya bahwa Trump tidak memakai kondom, tidak ada gunanya selain untuk membuat hakim marah.
Hakim Juan Merchan menolak permintaan tersebut namun setuju bahwa beberapa kesaksian Daniels terlalu berlebihan.
Pengacara Trump menyerang kredibilitas Daniels dan menginterogasinya tentang pernyataan tidak konsisten yang dia buat selama bertahun-tahun selama masa jabatan Trump sebagai presiden AS.
Daniels juga mengakui bahwa dia membenci Trump dan ingin menghasilkan uang dari ceritanya.
Penjelasannya mengapa dia mengumumkan kepada publik setelah tujuh tahun bungkam dan melakukan penyangkalan juga tidak jelas.
Trump, yang kembali menjadi bakal calon presiden dari Partai Republik tahun ini, tidak bereaksi ketika dia menyaksikan jalannya sidang dari meja tim hukumnya.
Dia mengaku tidak bersalah atas tuduhan memalsukan catatan bisnis untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut sebesar USD130.000 kepada Daniels dan menyangkal berhubungan seks dengan Daniels.
Lihat Juga :