'Senjata Rahasia' Donald Trump untuk Menang Pilpres AS

Rabu, 04 November 2020 - 09:39 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan, "sangat mungkin" bahwa industri pemungutan suara menuju kegagalan memalukan lainnya seperti pada tahun 2016.

Jon McHenry, jajak pendapat Partai Republik dengan North Star Opinion Research, mengatakan dia tidak berpikir ada banyak pendukung Trump "pemalu" yang akan berbohong tentang niat mereka.

Pendukung Trump tampak riuh ketika ditampilkan di televisi pada kampanye, tetapi apakah beberapa dari mereka malu dan enggan mengungkapkan siapa yang mereka dukung?

Dia mengatakan "pola tingkat respons yang miring" berarti pemilih Trump cenderung tidak menanggapi jajak pendapat.

“Saya tidak dapat secara pasti mengatakan tidak ada bias respons, tetapi saya skeptis, dan itu pasti tidak akan cukup untuk menjelaskan defisit nasional yang kita lihat,” katanya.

The Washington Post juga skeptis bahwa fenomena pemilih Trump yang "pemalu" itu ada.

“Penjelasan yang lebih mungkin adalah bahwa lembaga survei kurang terwakili pemilih berpendidikan non-perguruan tinggi pada tahun 2016—yang berarti sebagian besar kelas politik gagal memperhatikan besarnya lonjakan Trump,” tulis Michael Bocian, yang bekerja untuk perusahaan pemungutan suara Demokrat, GBAO.

Pembawa acara Planet America, Chas Licciardello membahas fenomena pemilih Trump yang pemalu selama edisi khusus The Drum ABC pada hari Selasa dan mengatakan metode pemungutan suara di Amerika tampaknya telah meningkat sejak 2016.

“Pertama dari semua negara bagian yang mengalami kegagalan terbesar… Wisconsin, Michigan, dan Pennsylvania, terutama di Wisconsin, mereka tidak melakukan jajak pendapat sebanyak sekarang.”

Dia juga mengatakan tidak ada bukti untuk teori Trumpers yang pemalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved