Partai Sayap Kanan Denmark Galang Dana Cetak Ulang Kartun Nabi

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 04:34 WIB
loading...
Partai Sayap Kanan Denmark...
Partai sayap kanan Denmark membuka donasi untuk mencetak ulang kartu nabi Charlie Hebdo. Foto/Ilustrasi
A A A
KOPENHAGEN - Partai sayap kanan Denmark , Partai Nye Borgerlige (Kanan Baru), telah mengumumkan kampanye penggalangan dana yang bertujuan untuk menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad dari majalah mingguan satir Prancis Charlie Hebdo . Partai, yang mempunyai 4 dari 179 kursi di parlemen, mengaitkan kampanye tersebut dengan serangan terkait kartun kontroversial itu baru-baru ini di Prancis.

"Pembunuhan Samuel Paty memicu kampanye, kami ingin menunjukkan dukungan kami untuk keluarganya dan kebebasan berbicara," kata pemimpin Nye Borgerlige Pernille Vermund.

Samuel Paty adalah seorang guru di Prancis yang dipenggal oleh seorang anak berusia 18 tahun pada 16 Oktober lalu karena menunjukkan kartun Nabi kepada murid-muridnya di kelas tentang pentingnya kebebasan berbicara.

Nye Borgerlige, yang menentang kebijakan perbatasan terbuka, berupaya mengumpulkan uang untuk menerbitkan iklan dengan gambar Charlie Hebdo di outlet media negara, tanpa menyebutkan sifat dari iklan tersebut. Vermund hanyak mengatakan bahwa itu adalah "kewajibannya" untuk memastikan bahwa masyarakat Denmark menuju lebih banyak kebebasan berbicara, bukan mengurangi, tetapi mencatat bahwa dia sama sekali tidak yakin bahwa gagasan untuk mencetak ulang kartun Charlie Hebdo akan dimungkinkan.(Baca juga: Pajang Kartun Erdogan Cabul, Turki Gugat Charlie Hebdo )

Kekhawatiran Vermund bukan tanpa dasar, karena perwakilan dari setidaknya salah satu tabloid negara itu, Ekstra Bladet, menyatakan ketidakpastian dalam wawancara dengan AFP mengenai apakah mereka akan mencetak iklan tersebut atau tidak. Editor media tersebut, Poul Madsen, mengatakan bahwa Ekstra Bladet mengutuk terorisme dan mendukung Prancis serta kebebasan berbicara, tetapi akan membuat keputusan untuk mencetak iklan Nye Borgerlige yang berisi kartun Nabi Muhammad SAW ketika melihatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Infografis
Benarkah Kapal Nabi...
Benarkah Kapal Nabi Nuh Kayunya Berasal dari Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved