Dihantam Gelombang Kedua Covid-19, Prancis dan Jerman Pilih Lockdown

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Federasi Rumah Sakit Prancis menyatakan lockdown total hanya menjadi solusi satu-satunya. “Dengan lockdown akan menjadikan rumah sakit bisa sukses merawat pasien,” kata Frederic Valletoux, Presiden Federasi Rumah Sakit Prancis.

Selain Prancis, Jerman juga memerintahkan penutupan bar, restoran, dan bioskop pada 2-30 November. Namun, sekolah tetap dibuka dan toko diizinkan beroperasi dengan akses yang terbatas.

“Kita harus bertindak sekarang,” kata Merkel. Dia mengungkapkan, sistem kesehatan Jerman masih menghadapi tantangan ini, tetapi penyebaran virus corona akan mencapai batas maksimal kapasitas rumah sakit pada beberapa pekan saja.

“Itu semua untuk menghindari darurat kesehatan nasional,” papar Merkel. Dia mengungkapkan, warga Jerman diminta tetap di rumah dan menghindari bepegian serta tetap menjaga jarak. Kontak sosial juga akan dibatasi. Namun, sekolah dan taman kanak-kanak akan tetap dibuka dengan menjaga kesehatan. “Lockdown akan dievaluasi dalam dua pekan mendatang,” katanya. (Baca juga: SMA Double Track, Terobsan Jatim untuk Tekan Pengangguran)

Di Jerman, jumlah kasus juga terus bertambah setiap harinya. Jumlah kasus baru korona di Jerman mencapai 14.964 pada Rabu lalu. Jumlah kasus virus korona itu mencapai 449.275 orang dan 10.098 warga meninggal dunia.

Padahal, Jerman awalnya mendapatkan pujian karena mampu mengatasi penyebaran virus corona pada gelombang kedua. Itu karena pemeriksaan massal dan respons cepat yang mampu menurunkan tingkat kematian meskipun jumlah kasus tinggi.

“Dalam berjuang melawan gelombang kedua, Jerman mengalami peningkatan dua kali lipat jumlah pasien di pusat perawatan intensif,” ujar Merkel. “Saya ingin mengatakan situasi saat ini sangat serius karena tingkat penyebaran virus korona sangat tinggi,” imbuhnya.

Pasar saham Eropa ditutup dengan titik terendah sejak akhir Mei pada Rabu (28/10) lalu. Di AS, S&P 500 turun 3%. Dalam mengurangi dampak ekonomi, Jerman akan menyediakan USD12 miliar untuk mengganti kerugian kepada perusahaan yang mengalami penurunan pendapatan. Italia juga menyiapkan 5 miliar euro bagi perusahaan yang merugi. (Baca juga: Jangan Skip Buah Walau Sedang Berlibur)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
4 Tim Lolos Perempat...
4 Tim Lolos Perempat Final Euro 2024, Ada Jerman dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved