Inilah Daftar 10 Serangan Teror di Prancis dari Waktu ke Waktu
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Serangan 3 Oktober 2019
Mickael Harpon, seorang spesialis IT berusia 45 tahun dengan izin keamanan untuk bekerja di markas polisi Paris, membunuh tiga petugas polisi dan satu pegawai sipil sebelum ditembak mati oleh polisi. Dia telah masuk Islam sekitar 10 tahun sebelumnya. (Baca: Khamenei: Macron Bodoh, Menghina Nabi Muhammad Harusnya Jadi Kejahatan di Prancis )
Serangan 23 Maret 2018
Seorang pria bersenjata membunuh tiga orang di barat daya Prancis setelah keluar dari sebuah mobil, menembaki polisi dan melakukan penyanderaan di supermarket, meneriakkan “Allahu Akbar”. Pasukan keamanan menyerbu gedung dan membunuhnya.
Serangan 26 Juli 2016
Dua penyerang membunuh seorang pastor dan melukai sandera lainnya secara serius di sebuah gereja di Prancis utara sebelum ditembak mati oleh polisi Prancis. Francois Hollande, yang merupakan presiden Prancis pada saat itu, mengatakan kedua penyandera telah bersumpah setia kepada ISIS. (Baca juga: Inilah Reaksi Dunia atas Serangan Teror di Gereja Nice, Prancis )
Serangan 14 Juli 2016
Seorang pria bersenjata mengendarai truk berat ke kerumunan yang merayakan Hari Bastille di kota Nice, Prancis, menewaskan 86 orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan yang diklaim oleh ISIS. Penyerang diidentifikasi sebagai orang Prancis kelahiran Tunisia.
Mickael Harpon, seorang spesialis IT berusia 45 tahun dengan izin keamanan untuk bekerja di markas polisi Paris, membunuh tiga petugas polisi dan satu pegawai sipil sebelum ditembak mati oleh polisi. Dia telah masuk Islam sekitar 10 tahun sebelumnya. (Baca: Khamenei: Macron Bodoh, Menghina Nabi Muhammad Harusnya Jadi Kejahatan di Prancis )
Serangan 23 Maret 2018
Seorang pria bersenjata membunuh tiga orang di barat daya Prancis setelah keluar dari sebuah mobil, menembaki polisi dan melakukan penyanderaan di supermarket, meneriakkan “Allahu Akbar”. Pasukan keamanan menyerbu gedung dan membunuhnya.
Serangan 26 Juli 2016
Dua penyerang membunuh seorang pastor dan melukai sandera lainnya secara serius di sebuah gereja di Prancis utara sebelum ditembak mati oleh polisi Prancis. Francois Hollande, yang merupakan presiden Prancis pada saat itu, mengatakan kedua penyandera telah bersumpah setia kepada ISIS. (Baca juga: Inilah Reaksi Dunia atas Serangan Teror di Gereja Nice, Prancis )
Serangan 14 Juli 2016
Seorang pria bersenjata mengendarai truk berat ke kerumunan yang merayakan Hari Bastille di kota Nice, Prancis, menewaskan 86 orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan yang diklaim oleh ISIS. Penyerang diidentifikasi sebagai orang Prancis kelahiran Tunisia.
Lihat Juga :