Hamas: Penerbitan Kartun Nabi Muhammad oleh Prancis Tindakan Provokasi!

Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:13 WIB
loading...
Hamas: Penerbitan Kartun...
Hamas melemparkan kecaman keras atas keputusan Prancis menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, dengan mengatakan itu adalah tindakan provokatif yang merendahkan simbol-simbol Islam. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Hamas melemparkan kecaman keras atas keputusan Prancis menerbitkan karikatur Nabi Muhammad. Hamas mengatakan bahwa penerbitan karikatur ini adalah tindakan provokatif yang merendahkan simbol-simbol Islam.

"Dorongan Presiden Prancis, Emanuel Macron untuk menerbitkan kartun Nabi Muhammad adalah upaya untuk menghidupkan kembali Perang Salib, di mana Prancis adalah sumber debutnya," kata juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.

"Penerbitan kartun itu memprovokasi perasaan umat Islam dan agresi terhadap agama dan keyakinannya," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (25/10/2020).

Menerbitkan kartun Nabi Muhammad, bersama dengan pernyataan Macron tentang Islam dan komunitas Muslim, memicu kecaman luas di dunia Arab pada tingkat resmi dan lainnya dengan pernyataan resmi yang mengecam ucapannya. Sejumlah aktivis telah melancarkan kampanye boikot terhadap produk Prancis di beberapa negara Arab.

Terkait dengan Macron, sebelumnya Presiden Turki, Tayyip Erdogan menyebut pemimpin Prancis perlu perawatan mental terkait sikapnya pada Muslim dan Islam. ( Baca juga: Erdogan: Macron Perlu Perawatan Mental Terkait Sikapnya pada Muslim )

“Apa masalah orang bernama Macron ini dengan Muslim dan Islam? Macron membutuhkan perawatan pada level mental. Apa lagi yang bisa dikatakan kepada seorang kepala negara yang tidak memahami kebebasan berkeyakinan dan yang berperilaku seperti ini kepada jutaan orang yang tinggal di negaranya, yang merupakan anggota dari agama yang berbeda? tanya Erdogan.

Sebegai respon atas pernyataan Erdogan tersebut, Prancis dilaporkan telah menarik pulang Duta Besar mereka yang berada di Turki.

Seperti diketahui, Macron bulan ini menggambarkan Islam sebagai agama "dalam krisis" di seluruh dunia dan mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengajukan rancangan undang-undang pada bulan Desember untuk memperkuat undang-undang 1905 yang secara resmi memisahkan gereja dan negara di Prancis.

Dia juga mengumumkan pengawasan sekolah yang lebih ketat dan kontrol yang lebih baik atas pendanaan masjid dari luar negeri.( Baca juga: Usai Guru Dipenggal, Giliran Wali Kota di Prancis Diancam Dipenggal )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved