Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:29 WIB
loading...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Pejuang Hamas di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Hamas menyambut baik pengumuman nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran untuk menghentikan operasi militer di berbagai front. Kelompok itu menyatakan harapan kesepakatan tersebut akan membantu meningkatkan stabilitas dan mengurangi ketegangan di seluruh kawasan.

Dalam pernyataan pers, kelompok Palestina tersebut mengatakan mereka berharap kesepakatan tersebut akan berdampak positif pada isu-isu regional yang mendesak, khususnya dengan mengamankan penghentian segera serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan menghentikan serangan dan pelanggaran yang memengaruhi Lebanon dan front lainnya.

Hamas mengatakan mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut bergantung pada pengakhiran apa yang mereka sebut sebagai perang "genosida, kelaparan, dan pengusiran" terhadap warga Palestina di Gaza, serta mengatasi akar konflik, termasuk pendudukan Israel yang berkelanjutan dan penolakan hak-hak nasional Palestina.

Gerakan tersebut juga mengucapkan selamat kepada kepemimpinan dan rakyat Iran atas apa yang mereka sebut sebagai ketahanan dan komitmen mereka melindungi hak-hak dan kepentingan nasional mereka dalam menghadapi tekanan dan tantangan.

Hamas mengatakan hal ini telah membantu menggagalkan upaya untuk memaksakan diktat politik dan proyek dominasi regional.

Pernyataan itu muncul setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang mencakup penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk Lebanon.

Baca juga: Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved